Dapat KIS, Suami Istri Asal NTT yang Nekat ke Jakarta Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi 

"Terima kasih Bapak Presiden, istri saya sudah dirawat. Kami juga sudah punya kartu (KIS)," kata Nikolaus.

Dapat KIS, Suami Istri Asal NTT yang Nekat ke Jakarta Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi 
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Pasangan suami istri asal NTT Nikolaus Newa dan Fransiska Enga, yang ingin bertemu Presiden Jokowi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO -- Nikolaus Newa mengucapkan rasa syukur ketika istrinya, Fransiska Enga (49) mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Di ruang Inslatasi Gawat Darurat (IGD), Nikolaus pun menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga atas respon cepat pemerintah, khususnya kepada Presiden Joko Widodo.

Selain istrinya mendapat perawatan, saat ini juga mereka telah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Terima kasih Bapak Presiden, istri saya sudah dirawat. Kami juga sudah punya kartu (KIS)," kata Nikolaus.

Seperti diketahui, Fransiska dijemput oleh tim medis, yaitu dr. Andri dan zr. Pipit dengan ambulance Rumah Sakit Fatmawati dari Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung.

Baca: Suami Istri Asal NTT yang Nekat ke Jakarta Demi Bertemu Presiden Jokowi Dibawa ke RS Fatmawati

Baca: Demi Kartu Indonesia Sehat, Pasangan Asal NTT Nekat ke Jakarta untuk Ketemu Presiden Jokowi

Pasangan asal Penginanga, Desa Lape, Kecamatan Aesesa, Flores, Nusa Tenggara Timurini sengaja datang ke Jakarta untuk menemui Presiden Joko Widodo.

Tujuannya mereka ingin minta dibuatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun mereka malah telantar di Jakarta.

Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Sosial DKI Jakarta Miftahul Huda, menyampaikan pasangan itu telantar karena kehabisan ongkos. Keduanya kemudian ditemukan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur di sekitar Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Fransiska sendiri menderita sakit infeksi saluran kemih.

Penyakitnya ini membuatnya kesulitan buang air hingga perutnya membesar.

"Suami istri itu pun ingin agar dirawat dan dioperasi di rumah sakit yang ada di Jakarta karena di NTT alatnya tidak memadai. Setelah dioperasi dan dinyatakan sembuh, mereka ingin kembali ke NTT," kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Murti Utami.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help