Dari Berjualan Korek Api, Rusdi Mampu Sekolahkan Empat Anaknya Sampai Lulus SMK

‎Pasalnya, sekarang perokok lebih banyak menggunakan korek api biasa ketimbang korek gas model zippo.

Dari Berjualan Korek Api, Rusdi Mampu Sekolahkan Empat Anaknya Sampai Lulus SMK
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Rusdi (62) yang menjual korek api ‎di Halte Jalan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Rudsi (62) ‎adalah pedagang korek api gas yang berjualan di sebuah halte di Jalan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Deretan korek api berbagai model itu dijajarkannya di dalam koper kayu miliknya.

Baca: Presiden PKS Ungkap Ucapan Prabowo Kepada Luhut: Masa Ujung-ujungnya Cuma Jadi Cawapres Pak Jokowi?

Selain menjual berbagai model korek api, Rusdi juga menyediakan jasa isi ulang korek gas dan tempat rokok.

Harga korek api yang dijualnya pun bervariasi. Mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 50 ribu.

‎Sedangkan untuk jasa isi ulang korek api seharga Rp 2 ribu sekali isi.

Baca: Di Indonesia Dipecat, di Jerman Dokter Terawan Jalin Kerja Sama dengan Rumah Sakit, Ini Fotonya

"Sudah lebih dari 20 tahun, saya jualan korek di tempat ini," ujar Rusdi saat ditemui TribunJakarta.com, Senin (16/4/2018).

Rusdi menyebut penghasilannya sebagai penjual korek api saat ini jauh menurun ketimbang puluhan tahun silam.

‎Pasalnya, sekarang perokok lebih banyak menggunakan korek api biasa ketimbang korek gas model zippo.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help