Diduga Mengantuk, Pengemudi Ojek Online Menabrak Trotoar dan Terpental Sampai 2 Meter

Dari pengakuan Luqman, dia menahan rasa kantuknya yang berlebihan sesaat setelah mengantar penumpang dari Meruya

Diduga Mengantuk, Pengemudi Ojek Online Menabrak Trotoar dan Terpental Sampai 2 Meter
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Luqman, seorang pengemudi ojek online mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Serpong lantaran mengantuk 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Seorang pengemudi ojek online mengalami kecelakaan motor tunggal akibat menahan ngantuk yang berlebihan di Jalan Raya Serpong.

Seorang sopir ojek online bernama Luqman terpental dua meter dari trotoar ke rerumputan setelah menabrak trotoar dalam kecepatan tinggi.

Kecelakaan tunggal itu terjadi sekira pukul 13.15 WIB dekat ITC BSD saat Luqman mengendarai motor bebeknya berwarna putih.

Dari seorang saksi yang berada tepat dibelakangnya, Sobri, menerangkan bahwasanya Luqman terlihat goyang saat mengendarai motornya.

"Tadi keliatan dia ngeliatin Handphonenya trus motor oleng ke kiri langsung nabrak trotoar pas lagi ngebut," ujar Sobri saat dilokasi kejadian, Tangerang Selatan, Senin (16/4/2018).

Baca: Menteri Agama Minta Ulama dalam Berdakwah Gunakan Internet

Dari pantauan TribunJakarta.com, Luqman terpental sampai ke area rerumputan melewati trotoar, beruntung korban tidak terbentur batu besar dekat dia tersungkur.

Dari pengakuan Luqman, dia menahan rasa kantuknya yang berlebihan sesaat setelah mengantar penumpang dari Meruya.

"Masya Allah saya ngantuk sekali tadi, sudah tidak tahan banget habis antar tamu dari Meruya sana," ujar Luqman sambil menahan sakit tangan kanannya.

Menurutnya ia menuju Taman Tekno, Tangerang Selatan, untuk menyerahkan berkas lamaran kerja.

Dari kecelakaan tunggal tersebut, pria berbadan besar itu harus rela kehilangan ponselnya yang rusak karena tergilas motor sendiri dan menerima beberapa luka lebam di sekujur kanan badannya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help