Diduga Menyebar Ujaran Kebencian dan Penodaan Agama Amien Rais Dipolisikan

Pendiri PAN, Amien Rais, dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian dan penodaan agama ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya.

Diduga Menyebar Ujaran Kebencian dan Penodaan Agama Amien Rais Dipolisikan
Kolase Tribun Manado
Amien Rais 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA -- Pendiri Partai Amanat Nasional, Amien Rais, dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian dan penodaan agama ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya pada Minggu (15/4/2018).

Amien Rais dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia, Aulia Fahmi.

Amien diduga telah menyebarkan ujaran kebencian dan penodaan agama saat tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).

Baca: Lahirkan Anak Ketiga Begini Potret Bahagia Ririn Dwi Aryanti Hingga Aldi Bragi Buat Kalimat Puitis

"Kita melaporkan Bapak AR, berhubungan dengan adanya kutipan di media sosial," ujar Aulia di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Saat tausiyah, Amien membedakan Partai Allah dan Partai Setan. Ucapan Amien, viral di media sosial.

Melalui kalimat itu, ucap Aulia, Amien Rais berupaya untuk memprovokasi umat Islam.

Pernyataan itu dinilai melawan hukum dan berpotensi memecah belah bangsa.

Aulia menjelaskan, Partai Setan yang digunakan Amien Rais mengarah kepada partai partai selain PAN, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Gerindra, karena ketiga partai tersebut telah disebut sebagai Partai Allah.

"Kalau hanya tiga nama partai yang disebut, partai lain dianggap Partai Setan, atau kelompok lain adalah kelompok setan. Maka itu kami lihat ada indikasi ada dugaan bahwa dia berupaya memecah belah persatuan bangsa," ujar Aulia.

Halaman
123
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help