TribunJakarta/

Kebijakan Ganjil Genap

Hindari Ganjil Genap, Polri Lihat Warga Tangerang Memilih Berangkat Lebih Pagi

Hari ini merupakan pelaksanaan uji coba pertama penerapan ganjil genap tol tersebut yang dimulai pukul 06.00 WIB.

Hindari Ganjil Genap, Polri Lihat Warga Tangerang Memilih Berangkat Lebih Pagi
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Irjen Pol Royke Lumowa saat memantau langsung penerapan uji coba ganjil genap Tol Kunciran 2. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PINANG -- Hari pertama uji coba ganjil genap Tol Jakarta-Tangerang, warga memilih berangkat lebih pagi.

Hari ini merupakan pelaksanaan uji coba pertama penerapan ganjil genap tol tersebut yang dimulai pukul 06.00 WIB.

Dalam pelaksanaan uji coba tersebut, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Irjen Pol Royke Lumowa, terjun langsung kedalam operasi itu.

Baca: First Travel Pasang Jebakan Terkait Syarat Ketentuan Umrah Promo

Menurut Irjen Pol Royke, warga Tangerang masih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi dari pada transportasi umum.

"Untuk saat ini, warga Tangerang masih memilih untuk menggunakan mobil pribadi untuk menuju Jakarta dan berangkat sebelum jam enam pagi untuk menghindari ganjil genap," ujar Royke kepada Wartawan, Tangerang, Senin (16/4/2018).

Dari pantauan TribunJakarta.com, volume kendaraan yang melewati Tol Kunciran 2 dari pukul 06.30 WIB sampai 09.00 WIB terlihat lebih sepi dari biasanya.

Baca: ACTA: Cuitan Ahmad Dhani Adalah Bentuk Kebebasan Berekspresi

Pasalnya, pihak Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sudah menyediakan 14 unit bus premium di beberapa titik Tangerang.

Telah diwartakan sebelumnya, uji coba aturan ganjil genap tol Jakarta-Tangerang hari ini (16/4/2018) dilaksanakan pertama kali sejak pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.

Uji coba ini akan diberlakukan sampai awal Mei 2018, saat peraturan ganjil genap tol Jakarta-Tangerang akan resmi diberlakukan di Tol Kunciran 2 dan Tol Tangerang 2.

"Aturan ini berlaku untuk siapapun kecuali yang dikhususkan. Kita tidak lihat siapa yang membawa kendaraan tapi, yang kita lihat adalah pelatnya ganjil atau genap," ucap Irjen Pol Royke.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help