TribunJakarta/

Kamar Dikunci Anak, Wanita Pikun Ini Melompat dari Lantai 27 Apartemen Laguna

Anita sehari-hari tinggal sebuah kamar di lantai 27 apartemen tersebut hanya berdua bersama anaknya Angelica.

Kamar Dikunci Anak, Wanita Pikun Ini Melompat dari Lantai 27 Apartemen Laguna
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Jasad Anita (74) setelah tewas tergeletak di balkon lantai 3 Apartemen Laguna, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/4/2018). Attachments area 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Polsek Penjaringan membeberkan identitas serta alasan jatuhnya mayat wanita dari lantai 27 ke balkon lantai 3 Apartemen Laguna, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (15/4/2018) kemarin.

Wanita yang ditemukan tewas tergeletak di balkon lantai 3 apartemen tersebut bernama Anita (74).

Baca: Riza Shahab Terjerat Narkoba: Kronologi, Ditangkap Usai Pesta Sabu, Hirup Udara Bebas

Anita sehari-hari tinggal sebuah kamar di lantai 27 apartemen tersebut hanya berdua bersama anaknya Angelica.

Di usianya yang sudah tua, Anita diketahui memiliki penyakit linglung sampai sering keluar sendiri dari apartemennya.

Untuk mengantisipasinya, Angelica yang sehari-hari berdagang di daerah Teluk Gong sering mengunci ibunya dari luar apartemen.

Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Mustakim mengatakan, pada saat kejadian hari Minggu kemarin, korban berkehendak keluar dari apartemen.

Baca: Bahas Pelanggaran Pidana Pilkada, Panwaslu Kota Bekasi Gelar Rapat Kordinasi Sentra Gakkumdu

"Jadi karena sudah pikun maunya pergi terus. Nah pada saat dia mau ke Teluk Gong dikunci dari luar," kata Mustakim, Senin (16/4/2018).

"Hasil olah TKP, dimungkinkan korban mau keluar apartemen dengan memanjat outdoor AC yang tinggi sekitar 50 cm," imbuh dia.

Dugaan tersebut makin dikuatkan dengan adanya jejak kaki dan sandal yang tergeletak pada outdoor AC kamar korban.

Sementara itu, dari hasil visum juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Anita.

"Tanda-tanda kekerasan atau dibunuh tidak ditemukan," jelas Mustakim.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help