Keluarga Tersangka Penelanjangan Bocah di Bekasi Minta Laporan Dicabut, Begini Kata Kapolres

Ayah anak korban persekusi sempat diminta mencabut laporan oleh keluarga pelaku.

Keluarga Tersangka Penelanjangan Bocah di Bekasi Minta Laporan Dicabut, Begini Kata Kapolres
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Polisi memperlihatkan pelaku terduga persekusi terhadap dua bocah laki-laki di Bekasi, Jumat (13/4/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Ayah anak korban persekusi sempat diminta mencabut laporan oleh keluarga pelaku.

Hal itu urung dilakukan lantaran Sudirman (50), ayah AJ (12) salah satu korban, kekeuh kasus persekusi yang menimpa anaknya harus diproses secara hukum.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto, mengatakan saat ini pelaku persekusi Muhammad Nur (40) dijerat pasal 170 KUHP tentang perbuatan melakukan tindakakan kekerasan secara bersama-bersama terhadap orang.

"Kalau 170 ini bukan delik aduan, artinya tanpa ada aduan pun dia bisa kita pidana," kata Indarto kepada wartawan pada Senin (16/4/2018).

Pihak keluarga pelaku melaporkan balik korban persekusi terkait pidana pencurian yang dilakukan AJ, HL (13) dan RZ (14).

Soal ini, Kapolres menilai kasus itu akan dilihat terlebih dahulu, jika nanti terbukti pidana di bawah 10 tahun, bisa diberikan restorative justice.

"Jadi si anak ini bisa dikembalikan ke orang tua dengan beberapa catatan, itu untuk kasus pencuriannya ya," tegas dia.

Muhammad Nur alias Tuyul main hakim sendiri dengan menelanjangi bocah AJ dan HL.

Kedunya diduga mencuri jaket milik mertua Muhammad Nur yang dijemur di depan teras rumah.

Pencurian itu juga diketahui dilakukan bersama satu orang bocah lainnya berinisil RZ (14).

Namun upaya pencurian jaket itu gagal lantaran warga berhasil menangkap AJ dan HL, sedangkan RZ berhasil melarikan diri.

Bukannya diadili, kedua bocah itu malah ditelanjangi, dipiting, dan dijambak.

Polisi sejauh ini sudah mengamankan tersangka Muhammad Nur dengan ancaman pidana pasal 170 tentang pengeroyokan dengan hukuman 10 tahun penjara.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help