TribunJakarta/

Nonton Film 'Partikelir', Sandiaga Uno Puji Pandji Pragiwaksono

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno usai menonton film tersebut terkagum-kagum dengan kecerdasan Pandji.

Nonton Film 'Partikelir', Sandiaga Uno Puji Pandji Pragiwaksono
Kompas.com/Tri Susanto Setiawan
Pandji Pragiwaksono berpose saat menghadiri screening film Partikelir di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/3/2018).(Kompas.com/Tri Susanto Setiawan) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Setelah menjadi seorang komika, aktor, dan presenter, kini Pandji Pragiwaksono menjajal bidang baru sebagai seorang sutradara lewat film 'Partikelir'.

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno usai menonton film tersebut terkagum-kagum dengan kecerdasan Pandji.

"Pandji benar-benar luar biasa" katanya usai menonton film tersebut di Blok M Square XXI Senin, (16/4/2018) malam.

Baca: Usai Manggung di Acara Sekolah, Pedangdut Ini Diringkus karena Bawa Obat Terlarang

Film yang mengisahkan tentang persahabatan detektif amatir yang minim pengalaman, untuk membongkar kasus narkotika ini benar-benar membuat Sandi terkagum.

Film genre komedi action ini menampilkan beberapa adegan yang menantang namun tetap menghibur.

Sandi mengatakan, film Partikelir ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi yang baik terhadap masyarakat mengenai narkoba.

Baca: Mayat Pria Ditemukan di Gang Sempit Belakang Kampus UKI

"Jadi narkoba disini (Film Partikelir) sesuai dengan ketentuan peraturan, harus kita perangi. Juga sesuai dengan sosialisasi yang disampaikan di film ini bahwa bandar narkoba harus dihukum, tapi penggunanya harus di rehabilitasi" katanya.

Meski terdengar memiliki permasalahan serius, namun film ini ternyata banyak menyimpan adegan komedi yang dijamin membuat anda tertawa.

Sandi mengaku, menyukai salah satu adegan di bagian akhir film, dimana salah seorang tokoh bernama Yudi datang terlambat saat misi penyelamatan, dan tanpa merasa bersalah mengucap 'maaf saya terlambat'.

"Ya jagoan (memang) biasanya datang di akhir-akhir, tapi kita berharap (kenyataan) khusus narkoba ini jagoannya jangan nunggu sampai terlalu terlambat tapi ditanggulangi sedini mungkin bahaya narkoba ini" katanya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help