TribunJakarta/

Sandiaga Sebut Pembangunan Kampung Akuarium akan Libatkan Warga

Sandiaga menambahkan, pembangunan Kampung Akuarium akan melibatkan peran serta warga.

Sandiaga Sebut Pembangunan Kampung Akuarium akan Libatkan Warga
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Sejumlah warga berjalan di atas puing-puing reruntuhan rumah mereka di Kampung Akuarium, Penjaringan, Sabtu (14/4/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO 

Sandiaga Sebut Pembangunan Kampung Akuarium akan Libatkan Warga

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno belum dapat memastikan pembangunan hunian permanen warga Kampung Akuarium.

Menurutnya, pembangunan akan dilakukan usai adanya kesepakatan antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan warga Kampung Akuarium.

"Kami akan bangun segera setelah kami petakan apa yang masyarakat inginkan. Nanti akan kami temukan kesepakatannya, baru setelah itu kami akan eksekusi," kata Sandiaga di Rumah Sakit Adhyaksa, Jakarta Timur, Senin (16/4/2018).

Baca: Anggota LSM KPK Ditangkap Saat Konsumsi Sabu di Rumahnya

Sandiaga menambahkan, pembangunan Kampung Akuarium akan melibatkan peran serta warga.

Dengan menggunakan pendekatan community action plan oleh Pemprov DKI Jakarta, diharapkan dapat menampung segala aspirasi dan kebutuhan warga dalam proses pembangunannya nanti.

"Perumahan yang selama ini hanya menjadi puing, ini bisa segera dibangun dengan keterlibatan masyarakat. Kami harapkan menjadi suatu yang sangat strategis, bahwa mereka dilibatkan dalam penataan kampung mereka," ujar Sandiaga.

Baca: Ditangkap Saat Pesta Sabu, Bule Amerika Acungkan Jari Tengah di Depan Kapolres Banyuwangi

Diketahui, Kampung Akuarium digusur pada masa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Rencananya, Ahok ingin membangun sheetpile di tempat berdirinya bangunan warga di samping Museum Bahari dan Pasar Ikan.

Namun lahan yang sudah kosong itu tak kunjung dibangun hingga kepemimpinan berganti ke Anies Baswedan.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help