Warga Korban Kebakaran Taman Kota Mayoritas Tidak Setuju Direlokasi ke Rusun

Berawal setuju, namun sontak 99 persen korban kebakaran itu menolak untuk direlokasi

Warga Korban Kebakaran Taman Kota Mayoritas Tidak Setuju Direlokasi ke Rusun
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Warga tampak memilah pakaian bekas yang menggunung di posko kebakaran Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (7/4/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Upaya Pemerintah di dalam merelokasikan ratusan Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran di RW 005, Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, ke Rumah Susun (Rusun) Rawa Buaya, saat ini terancam tidak berjalan mulus.

Berawal setuju, namun sontak 99 persen korban kebakaran itu menolak untuk direlokasi.

Hal ini, dikatakan oleh Ketua RT 16/005, Paino. Menurut Paino, dirinya bersama warga sekitar saat mendengar adanya rencana perelokasian ratusan KK korban kebakaran ke Rusun Rawa Buaya, menyatakan, senang dan 70 persen warga ketika itu menyetujuinya.

Namun, Paino sontak kaget disaat pertemuan antar warga, Jika nyaris semua warga enggan direlokasi.

Paino, sangat menyayangkan hal itu lantaran penyebab penolakan keras warga direlokasi akibat malas membayar uang sewa unit rusun sekitar Rp 400.000-500.000 per bulan.

Paino mengatakan, langkah dilakukan ratusan warga yang menolak direlokasi ke rusun, yakni dengan nekat mendirikan kembali rumah tepat di lahan yang merupakan milik pemerintah itu.

Baca: Wagub Sandiaga Uno Ingin LRT Beroperasi Sebelum Asian Games 2018

"Kebanyakan warga disini itu pada ngontrak ya dan awalnya saat kami mendengar rencana si pemerintah ingin merelokasi warga ke rusun di Rawa Buaya itu 70 persen warga setuju. Tetapi kok, saat ada pertemuan antar warga lagi, kok semuanya tiba-tiba menolak direlokasi. Malah, mereka mau melawan pihak pemerintah, yang dengan cara mendirikan kembali rumahnya itu yang sudah hangus terbakar. Tapi kan, ini areal lahan, lahannya pemerintah. Engga nyangka ya warga semuanya tiba-tiba menolak," paparnya, Senin (16/4/2018).

Ia mengatakan, langkah dilakukan pemerintah sangat tepat, yaitu memberikan tempat tinggal yang baru dan layak huni, yakni Rusun.

Namun, Paino masih penasaran, tehadap warganya itu yang sontak menolak direlokasi.

Halaman
123
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help