Warga Shelter Kampung Akuarium Penjaringan Sudah Nikmati Penerangan

Penerangan di shelter Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, menggunakan Listrik Pintar PLN.

Warga Shelter Kampung Akuarium Penjaringan Sudah Nikmati Penerangan
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Satu di antara SPLU yang terpasang di shelter Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (16/4/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Penerangan di shelter Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, menggunakan Listrik Pintar PLN.

Shelter di Kampung Akuarium totalnya 90 unit, dengan rincian Blok A 38 unit, Blok B 28 unit, dan Blok C 24 unit.

Koordinator warga Kampung Akuarium, Dharma Diani, mengatakan di sekitar shelter Kampung Akuarium dipasang 11 tiang listrik yang masing-masing terdiri dari satu atau dua Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU).

Tiap SPLU memiliki daya hingga 5.500 watt yang diperuntukkan bagi enam unit shelter dengan pembagian per shelternya 900 watt.

"Dia itu pakainya token listrik pintar. Satu box (SPLU) listrik itu untuk enam unit. Satu box itu 5.500 watt, jadi kira-kira satu unit 900 watt," terang Dharma kepada TribunJakarta.com, Senin (16/4/2018).

Instalasi listrik di Kampung Akuarium sudah ada sejak sekira satu bulan.

Metode pembayaran listrik warga berpatungan untuk mengisi token.

"Jadi misalnya patungan Rp 50 ribu kali enam, Rp 300 ribu buat beli pulsa token. Pemakaiannya tergantung mereka kalau mereka mau hemat ya bisa cepat kalau mereka hemat ya lebih lama," imbuh Dharma.

Sementara itu, untuk pengadaan air bagi warga Shelter Kampung Akuarium masih menggunakan air sumur.

Dharma mengatakan pada Sabtu (21/4/2018) ini air PAM akan dialiri di jaringan pipa-pipa yang sudah terpasang.

"Sementara ini masih menggunakan air sumur. Jaringan sudah ada, pipa sudah terpasang, kemarin janjinya sih Sabtu ini," kata dia.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help