TribunJakarta/

Balaskan Dendam, Keluarga Korban Kecelakaan Aniaya Buruh Hingga Tewas

Tiga pelaku penganiayaan mengakibatkan satu warga Desa Kaliprau, Kabupaten Pemalang, meninggal, sudah tertangkap polisi.

Balaskan Dendam, Keluarga Korban Kecelakaan Aniaya Buruh Hingga Tewas
Tribun Jateng/Budi Susanto
Penyidik Polsek Sragi, Pekalongan, memeriksa satu per satu pelaku pengeroyokan hingga seorang buruh tewas pada Selasa (17/4/2018). TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Tuntut Balas, Keluarga Korban Kecelakaan Mengeroyok Buruh Ini hingga Tewas, http://jateng.tribunnews.com/2018/04/17/tuntut-balas-keluarga-korban-kecelakaan-mengeroyok-buruh-ini-hingga-tewas. Penulis: budi susanto Editor: iswidodo 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJAKARTA.COM, PEKALONGAN - Tiga pelaku penganiayaan mengakibatkan satu warga Desa Kaliprau, Kabupaten Pemalang, meninggal, sudah tertangkap polisi.

Personel Satuan Reskrim Polsek Sragi menangkap ketiga pelaku yang tercatat sebagai warga Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.

Kapolsek Sragi AKP Sumantri membenarkan penangkapan ketiga pelaku dan para terasangka sudah diamankan.

“Benar kami sudah mengamankan para pelaku. Penangkapan tersebut hasil dari pengembangan anggota Reskrim dari keterangan saksi-saksi," ujar Sumantri kepada Tribun Jateng pada Selasa 917/4/2018).

"Satu orang berinisial T (57) ditangkap sekitar tiga jam setelah ada laporan, dan 2 lainnya berinisial A (20) dan R (23) menyerahkan diri pada sekitar pukul 05.30 WIB,” dia menambahkan.

Sumantri menambahkan, korban tewas sempat menjalani perawatan di RSUD Kraton pada Senin (16/4/2018) lalu.

"Korban berinisial SK (53), seorang buruh, tewas setelah dikeroyok beberapa orang di Jalan Raya Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan," papar dia.

Berdasarkan keterangan saksi, korban dikeroyok karena para pelaku tidak terima atas kejadian kecelakaan yang melibatkan korban dan keluarga satu di antara para tersangka.

“Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) dan (2) ke-3e KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun, dan kini para tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," timpal dia.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help