Bantu Kakaknya di Kasus Penodaan Agama, Adik Ahok Curhat Klien Asing Pergi Ketakutan

Ia mengakui sejak menjadi kuasa hukum Ahok pada kasus penondaan agama, sejumlah kliennya tak lagi menggunakan jasanya.

Bantu Kakaknya di Kasus Penodaan Agama, Adik Ahok Curhat Klien Asing Pergi Ketakutan
TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Fifi Lety Indra di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Tamansari, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kuasa hukum sekaligus adik kandung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Fifi Lety Indra, cerita mengenai pekerjaannya.

Ia mengakui sejak menjadi kuasa hukum Ahok pada kasus penondaan agama, sejumlah kliennya tak lagi menggunakan jasanya.

Alasannya, kata Fifi, para klien itu yang sebagian besar warga negara asing (WNA) takut dihubung-hubungkan dengan kasus penodaan agama yang saat itu dianggap syarat dengan kepentingan politik.

Baca: LPKA Pecahkan Rekor Muri Membasuh Kaki Orangtua Serentak Se-Indonesia

"Ada beberapa klien asing sampai tujuh yang pergi karena ketakutan, karena ramai-ramainya demo. Mungkin karena mereka takut di-associate dengan kejadian itu karena waktu itu cap penistaan agama begitu kencang dan demo itu kan begitu kencang," kata Fifi dalam wawancara dengan Najwa Shihab di channel Youtube Najwa yang dipublikasikan Senin (16/4/2018).

Fifi tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Ia mengatakan bahwa membela kakak kandungnya itu merupakan kewajiban yang harus dilakukan.

Fifi menilai Ahok tidak pernah sekalipun bermaksud menodai agama Islam.

Baca: Buka Lomba Senam Kreasi Daerah, Pesan Menpora Jangan Sampai Generasi Muda Tak Tahu Budaya Indonesia

Selain itu, perjuangannya menjadi Gubernur DKI Jakarta juga ingin membuktikan bahwa Ahok ingin membantu warga Jakarta.

"Kalau pun Ahok bukan kakak kandung saya, dan saya diminta pergi bela dia ya saya pergi bela dia karena apa yang diperjuangkan Pak Ahok itu konstitusional. Kita bicara tentang konstitusi dan NKRI, kita harus hormati hukum di bangsa ini," kata Fifi.

Tahun lalu Ahok divonis dua tahun penjara karena dinilai terbukti melakukan penodaan agama.

Saat ini Ahok menjalani masa hukuman di Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

Ahok mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) atas vonisnya tetapi MA menolak PK tersebut. (Kontributor Jakarta/David Oliver Purba)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fifi Harus Kehilangan Banyak Klien karena Ingin Bantu Ahok"

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help