HNW Sebut Jokowi Bisa Saja Tidak Jadi Maju Capres, Ini Pemicunya

Padahal menurutnya, sebelum pendaftaran dilakukan pada Agustus 2019, apa pun bisa terjadi.

HNW Sebut Jokowi Bisa Saja Tidak Jadi Maju Capres, Ini Pemicunya
Tribunnews.com
Hidayat Nur Wahid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengakui beberapa waktu belakangan pembicaraan kontestasi Pilpres 2019 didominasi tentang kandidat cawapres bagi Prabowo Subianto.

Padahal menurutnya, sebelum pendaftaran dilakukan pada Agustus 2019, apa pun bisa terjadi.

“Kalau bicara sebelum pendaftaran maka segala kemungkinan masih bisa terjadi, bahkan Pak Joko Widodo bisa saja tidak jadi mencalonkan diri sebagai presiden. Segala kemungkinan juga masih terjadi pada Pak Prabowo,” ungkapnya ketika ditemui di Komisi I DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018).

Baca: KPK Masih Lakukan Kajian Soal Dibuka Kembali Kasus Century

Mengenai cawapres dari PKS untuk Gerindra, Hidayat mengatakan semuanya bergantung pada Majelis Syuro PKS.

“Prinsipnya kami akan pertimbangkan apa yang sudah diputuskan Majelis Syuro,” tegas Hidayat.

Sebelumnya PKS tengah mempertimbangkan sembilan nama cawapres untuk diajukan menjadi calon pendamping Prabowo.

Sembilan nama itu adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, mantan Menkominfo Tifatul Sembiring, Muzzamil Yusuf dan Mardani Ali Sera.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help