Menkumham: Tersangka Anak Jangan Langsung Ditahan

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly berharap kasus pidana yang melibatkan anak tidak langsung ditahan.

Menkumham: Tersangka Anak Jangan Langsung Ditahan
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly menghadiri Family And Society Gathering di LPKA Kelas IIA Tangerang. TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly berharap kasus pidana yang melibatkan anak tidak langsung ditahan.

Menurut dia, sebaiknya pidana anak diselesaikan di luar peradilan pidana (diversi).

"Di tingkat penyidikan, kalau dia anak-anak, program diversi itu dilakukan. Ketahuan mengambil handphone, sudahlah jangan terus dimasukkan di lapas. Kasihlah program diversi, kasih ke orang tua," papar Laoly di Lapas Khusus Anak Kelas 1 Tangerang, Selasa (17/4/2018).

Menurut dia tindak pidana anak di bawah umur biasanya bukan karena kemauan mereka melainkan faktor lingkungan.

"Anak-anak ini salah melangkah, tidak ada manusia yang sempurna. Dan kejahatan itu bukan semata-mata faktor biologis, itu karena faktor sosial," tambah Laoly.

Rencananya, tahun depan Kemenkumham akan memberikan waktu kunjungan khusus bagi lapas anak di Indonesia.

"Satu tahun lagi itu kita akan memberi kunjungan keluarga di seluruh lapas, satu hari penuh. Biasanya cuma 15 menit sekarang kita kasih satu hari," beber dia.

Melalui program itu, Laoly berharap pidana anak dapat mengikuti program pembinaan secara baik.

"Anak-anak itu ingat dan dia mulai berubah sikap. Maka kita harap dia nanti keluar menjadi orang yang baru," ucap dia.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help