TribunJakarta/

Soal Polemik Cuci Otak Dokter Terawan, Begini Harapan PB IDI pada Kementerian Kesehatan

Cuci otak yang ditemukan Kepala RSPAD Gatot Subroto Dokter Terawan Agus Putranto, menuai polemik di Indonesia.

Soal Polemik Cuci Otak Dokter Terawan, Begini Harapan PB IDI pada Kementerian Kesehatan
TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Prof Dr. dr. Ilham Oetama Marsis, Sp.OG(K) saat jumpa pers Satu Dekade Dokter Kecil Awards di Gedung Sekretariat PB IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/SUCI FEBRIASTUTI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Metode Digital Substraction Angiography (DSA) atau cuci otak yang ditemukan Kepala RSPAD Gatot Subroto Dokter Terawan Agus Putranto, menuai polemik di Indonesia karena dianggap melakukan pelanggaran etik berat.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Prof. Dr. dr. Ilham Oetama Marsis, SpOG juga memandang terapan ilmu ke depan ini memang bagus, tetapi harus melalui tahapan melalui uji klinis.

"Di dalam bidang kedokteran suatu ilmu itu ada tahapan-tahapannya, tidak bisa mengaplikasikan ilmu tanpa ada uji klinis," ujar Marsis kepada wartawan pada Selasa (17/4/2018).

Sementara itu, terkait metode 'cuci otak' Dokter Terawan, Marsis mengatakan seharusnya menjadi kewenangan Kementerian Kesehatan.

"Seharusnya diselesaikan oleh Kementerian Kesehatan, jangan semua masalah diambangkan kemudian yang berargumentasi mereka yang tidak memahami dengan baik," ujar Marsis di Gedung Sekretariat PB IDI, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut dia dalam bidang ilmu atau sains yang dibutuhkan bukanlah testimoni semata, melainkan evidence based.

"Saya pikir saat ini kita harus punya bukti-bukti yang jelas. Kedua, kita nanti melangkah untuk memecahkan masalah ini, tujuannya satu, bagaimana melindungi masyarakat atas satu terapan ilmu ini ke depan," dia menambahkan.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help