TribunJakarta/

Tewas di Gang Sempit Cawang, Begini Sosok Ali Rahman di Mata Keluarga

Bahkan komunikasi antar keluarga pun terakhir kali empat bulan yang lalu ketika mendiang neneknya meninggal dunia.

Tewas di Gang Sempit Cawang, Begini Sosok Ali Rahman di Mata Keluarga
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima
Lokasi penemuan mayat pria di Cawang 

TRIBUNJAKARTA.COM, CAWANG - Ayah Ali Rahman, Mas'ud menceritakan sosok anaknya yang menjadi korban pembunuhan yang tewas di sebuah gang sempit di Gang Waru, Cawang, Kramajati, Jakarta Timur.

Ali dikenal sebagai sosok pendiam oleh keluarga.

Bahkan komunikasi antar keluarga pun terakhir kali empat bulan yang lalu ketika mendiang neneknya meninggal dunia.

Baca: Deretan Fakta Jembatan Widang Ambruk: Kronologi, Pernah Ambles 15 Cm Sampai Data Korban

"Dia itu emang sama keluarga dikenal pendiam, dia kalo ditanya jawabnya iya iya aja, kalo ditelpon iyah iyah gitu. Pokoknya pendiam, jadi susah gitu," kata Mas'ud saat ditemui di RS Polri Kramatjati, Selasa (17/4/2018).

Dikatakan Mas'ud bahwa dengan kondisi kepribadian yang pendiam terhadap keluarga juga menyasar ke masalah hubungan asmara, bahkan sesekali ia sempat menanyakan kapan Ali menikah namun hal itu kerap kali dialihkan.

"Saya pernah bilang ke dia untuk merried, mau ngapain lagi udah punya pacar belum, saya tanya, putus gitu. Omonganya gak nyambung lagi. Susah dia, gak terbuka dia," katanya.

Baca: Canda Ahok Ingin Bikin Stand Up Comedy Usai Hirup Udara Bebas

Dirinya sempat mengaku kaget atas peristiwa tersebut, padahal menurutnya walau pendiam kepada keluarga, dia suka bergaul.

Walau begitu ia mengaku mengikhlaskan semuanya dan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help