TribunJakarta/

Alasan Pinjam Sepeda Motor, Mahasiswi Ini Nyaris Diperkosa Kakak Ipar

DS (21), warga Desa Margo Mulyo Kabupaten Banyuasin jadi korban dugaan pencabulan yang dilakukan kakak iparnya sendiri.

Alasan Pinjam Sepeda Motor, Mahasiswi Ini Nyaris Diperkosa Kakak Ipar
megapolitan.kompas.com
Ilustrasi pelecehan seksual 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALEMBANG -- DS (21), warga Desa Margo Mulyo Kabupaten Banyuasin jadi korban dugaan pencabulan yang dilakukan kakak iparnya sendiri.

Tak terima menjadi korban, DS ditemani dengan keluarga mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang, Selasa (17/4/2018) guna melaporankan dugaan tindak pidana Pencabulan yang dilakukan oleh kakak iparnya tersebut.

Ketika ditemui DS menuturkan dirinya sudah dicabuli oleh kakak iparnya sendiri EW (23), saat dirinya diajak kepenginapan Solotiga di jalan Sukabangun II Palembang, pada Jumat (13/4/2018) lalu.

Baca: Kompol Fahrizal Penembak Adik Ipar Jalani Perawatan di Rumah Sakit Jiwa

Baca: Komplotan Perampok Bersenpi Dihadiadi Timah Panas, Begini Aksi Mereka

"Dia mengajak saya, alasannya untuk meminjam sepeda motor sama temannya pak. Tapi sampainya disana, saya dipaksa masuk kedalam kamar penginapan, setelah itu dia (terlapor-red), dari belakang langsung memeluk dan memegang dada saya pak," ungkap mahasiswi di salah satu perguruan tinggi Kota Palembang ini.

Beruntung pada saat kejadian, korban memberontak dan menjerit meminta tolong sehingga oleh dua orang laki-laki yang diduga juga penghuni kamar Penginapan berhasil menyelamatkan korban.

"Saya langsung pulang pak dan melapor ke ibu saya. Ibu mengajak melaporkan kakak ipar saya kesini (Polresta-red)," kata korban yang berharap EW segera ditangkap.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui KA SPK Iptu Heri, membenarkan adanya laporan korban dugaan tindak pidana pasal 289 KUHP, tentang Pencabulan.

"Korban beserta keluarganya sudah melapor ke SPKT Polresta Palembang. Saat ini laporannya sudah diserahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polresta Palembang, guna ditindaklanjuti," katanya. (Sripoku/Reigan Riangga)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help