Polisi Bakal Tindak Buruh yang Memaksa Teman Satu Profesi Ikut Berdemo Besok

Menjelang May Day, Kapolres Metro Bekasi Kombes Indarto mewanti-wanti seluruh buruh agar tidak memaksa temannya untuk ikut berdemo.

Polisi Bakal Tindak Buruh yang Memaksa Teman Satu Profesi Ikut Berdemo Besok
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Ratusan buruh dari FSP TSK demo di halaman depan Puspemkot Tangerang 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Menjelang May Day, Kapolres Metro Bekasi Kombes Indarto mewanti-wanti seluruh buruh agar tidak memaksa temannya untuk ikut berdemo.

"Jangan memaksa rekan buruh lainnya atau sweeping yang rekannya enggak mau demo, dipaksa demo. Itu pasti kita tindak," jelas Indarto kepada TribunJakarta.com, Senin (30/4/2018).

Meski Hari Buruh merupakan hari libur nasional dia menilai ada beberapa pabrik yang tidak bisa berhenti, sehingga mengharuskan beberapa karyawaanya kerja lembur.

"Semua libur, cuma memang ada beberapa pabrik yang memang tidak bisa ditinggal, itu ada tapi sedkiti," ujar Indarto.

Di meminta teman-teman buruh bisa merayakan May Day dengan senang gembira, sebagai penghormatan kepada pernjuangan-perjuangan kaum buruh.

"Jadi saya sekali lagi mengingatkan mari kita rayakan hari buruh dengan baik tapi sekali lagi jangan melanggar aturan salah satunya adalah memaksa rekan yang tidak mau demo dipaksa demo dengan di swiping, pasti saya tindak, pasti saya tindak tegas," beber dia.

Polres Metro Bekasi Kota juga membuka pelayanan kepolisian seperti SIM, dan SKCK, selain itu Polres Metro Bekasi juga akan menggelar panggung hiburan di Alun-alun Bekasi, serta kegiatan servis motor gratis untuk buruh di Polsek Bantar Gebang.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help