Sekjen Partai NasDem Sindir Poros Sebelah Belum Punya Program Tandingi Jokowi

"Tidak boleh kontestasi itu ditandai dengan persekusi yang berlebihan, yang merusak tatanan hidup bermasyarakat," ujar Jhonny G Plate.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Ilusi Insiroh
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Jhonny G Plate usai menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) ke-1 Vox Point Indonesia di Wisma Samadi di Klender, Jakarta Timur, Senin (30/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Asryad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, KLENDER - Dalam persaingan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Jhonny G Plate menyebut poros 'sebelah' belum memiliki program untuk menandingi Joko Widodo.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) ke-1 Vox Point Indonesia di Wisma Samadi di Klender, Jakarta Timur.

"Yang namanya kontestasi itu adalah sandingan program. Hingga saat ini sandingan program belum bisa ditampilkan karena memang program poros sebelah belum ada," ujar Jhonny G Plate, Senin (30/4/2018).

Baca: Tak Mau Macet di Hari Buruh, Berikut Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jakarta

Menurutnya, belum adanya program dari poros lain yang disandingkan, bukan justru menggunakan tindakan yang tidak baik, seperti politik identitas.

Karena, politik identitas merupakan suatu cara yang dapat menyebabkan tercerai-berainya kehidupan bermasyarakat.

"Tidak boleh kontestasi itu ditandai dengan persekusi yang berlebihan, yang merusak tatanan hidup bermasyarakat," ujar Jhonny G Plate.

Jhonny G Plate kemudian mengkutip manifesto politik Parta NasDem yang intinya berisi bahwa pemilihan umum dan pemilihan Presiden haruslah menghasilkan pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya.

"Pemilu atau Pilkada harus mampu menghasilkan pemimpin yang dipercaya oleh rakyat, pemimpin yang dicintai oleh rakyat. Pemimpin yang dengan program-programnyanya memenuhi harapan rakyat. Itulah esensi dan tujuannya sirkulasi demokrasi," ujar Jhonny G Plate.

Baca: Dua Bocah Meninggal Sesak Napas di Monas saat Acara Bagi-bagi Sembako

Sekedar informasi, selain Partai NasDem masih terdapat tujuh partai politik yang mengusung mantan Wali Kota Solo tersebut untuk maju di Pilpres 2019.

Ketujuh partai lain yang mendeklarasikan Jokowi sebagai Presiden periode 2019 - 2024 antara lain, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Hanura, Perindo, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved