Masyarakat Minati Hunian Minimalis dengan Konsep TOD dan Mix-Used Development

Perubahan tren merupakan imbas dari gaya hidup masyarakat yang mulai berubah dan didominasi oleh generasi millenial yang memiliki beragam kesibukan.

Masyarakat Minati Hunian Minimalis dengan Konsep TOD dan Mix-Used Development
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan usai laporan Rumah.com Property Index kuartal pertama di EV Hive DLab, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, GONDANGDIA - Perubahan gaya hidup  masyarakat dalam beberapa tahun terakhit berimbas kepada tipe hunian yang diminati oleh calon penghuni.

Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan mengatakan, tren hunian yang diminati masyarakat kini beralih ke tipe hunian minimalis.

"Tren hunian yang diminati adalah minimalis, karena lebih mudah mengurusnya, atau merawatnya, ketimbang hunian tradisional yang banyak ukiran dan semacamnya," ujar Ike Hamdan di di EV Hive DLab, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018).

Baca: Ivan Gunawan Pamer Foto Mesra Faye di Bali, Ayu Ting Ting Tak Disangka Lakukan Ini, Baper?

Perubahan tren merupakan imbas dari gaya hidup masyarakat yang mulai berubah dan didominasi oleh generasi milenial yang memiliki beragam kesibukan.

"Hunian sekarang bisa dibilang fungsional, tidak tradisional di mana harus ada ruang tamu. Tipe minimalis diminati, karena orang sekarang itu sibuk, tidak ada waktu mengurus rumah. Dan juga harga properti semakin mahal jadi alasan," ujar Ike Hamdan.

Baca: Terkuak! Chacha Frederica Bongkar Blak-Blakan Alasan Dirinya Mantap Berhijab

Selain minimalis, tipe hunian Transit Oriented Development (TOD) dan Mix-Used Development sedang diminati banyak orang, khususnya calon penghuni atau investor di apartemen.

Sebab, dua hunian itu mendukung mobilitas dan kesibukan calon penghuninya nanti.

"Arahnya makin ke situ, ke hunian dengan konsep mix used (develoment) dan TOD. Karena saat ini banyak yang berminat," ujar Ike Hamdan.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help