Ketua Peradi: Bangsa Indonesia Kehilangan Sosok Abdul Hakim Garuda Nusantara

"Dia Sudah dikenal ya, dan banyak bergerak di luar pemerintahan, walaupun terakhir dia jadi ketua Komnas HAM," kata Luhut.

Ketua Peradi: Bangsa Indonesia Kehilangan Sosok Abdul Hakim Garuda Nusantara
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Ketua Peradi Luhut MP Pangaribuan saat melayat ke rumah duka Abdul Hakim Garuda Nusantara, Perumahan Kemang Regensi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (4/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Luhut MP Pangaribuan menilai, Indonesia telah kehilangan seorang sosok yang berdedikasi penuh terhadap HAM setelah Abdul Hakim Garuda Nusantara meninggal dunia, Jumat (4/5/2018).

"Dia Sudah dikenal ya, dan banyak bergerak di luar pemerintahan, walaupun terakhir dia jadi ketua Komnas Ham, kalau lihat pengalaman dan kapasitasnya, saya kira bagsa Indonesia kehilangan tidak hanya NGO ya atau masyarakat hukum, tapi juga bangsa Indonesia," kata Luhut saat dijumpai di rumah duka, Perumahan Kemang Regensi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Luhut menilai, selama hidupnya, Abdul Hakim telah banyak menorehkan sejarah bagi bangsa Indonesia terutama soal penegakkan HAM. Dia juga menurut Luhut orang yanga sangat kritis, terutama untul kepentingan publik.

Baca: Mantan Ketua Komnas HAM Abdul Hakim Garuda Nusantara Hembuskan Nafas Terakhir

Baca: Kepada Hakim, Fredrich Yunadi Mengaku Benjolan Segede Bakpao di Dahi Novanto Bersumber dari Ajudan

Bahkan selama 11 tahun di Lembaga Bantuan Huku (LBH), Luhun dan Abdul Hakim kerap mengunjungi setiap wilayah konflik seperti yang ada di Jawa, Timur Timur, Aceh, dan berbagai tempat lain.

"Artinya kepeduliannya dan komitemennya terhadap kepudulian HAM, dan itulah memang motivasinya dia, dedikasimya dia untuk masyarakat, jadi kita kehilangan dia," kata Luhut.

Mantan ketua Komnas HAM, Abdul Hakim Garuda Nusantara menghembuskan nafas terakhir dikediamannya pada Jumat pagi, ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit sebelumnya akhir meninggal dunia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help