Ketua Pertuni DPC Kota Depok Anggap Sosialisasi Pilgub Jabar 2018 di Depok Tidak Maksimal

Alasannya, sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Depok hanya diberikan kepada 50 penyandang disabilitas.

Ketua Pertuni DPC Kota Depok Anggap Sosialisasi Pilgub Jabar 2018 di Depok Tidak Maksimal
TRIBUNJAKARTA.COM/ BIMA PUTRA
Ketua Pertuni DPC Kota Depok, Mohammad Faisal saat ditemui di kantor DPC Kota Depok, Cipayung, Depok, Jumat (4/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) DPC Kota Depok Mohammad Faisal mengkritik kurangnya sosialisasi Pilgub Jawa Barat tahun 2018 terhadap penyandang disabilitas.

Alasannya, sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Depok hanya diberikan kepada 50 penyandang disabilitas.

"Sudah ada sosialisasi, tapi cuman diberikan kepada 50 orang, dari tunanetra yang diundang 10 orang termasuk saya. Padahal masih banyak teman-teman yang mau ikut berpartisipasi," kata Faisal saat ditemui di rumahnya, Cipayung, Depok, Jumat (4/5/2018).

Selain hanya mengundang 50 orang penyandang disabilitas, Faisal menyayangkan cara sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Depok.

Baca: Bangga Jadi Perebut Pria Bercucu, Siswi Kelas Dua SMA di Jambi Dilabrak

Langkah KPU Kota Depok yang mengumpulkan lebih dari satu kategori penyandang disabilitas membuat sosialisasi kurang efektif.

Menurutnya, sosialisasi harus diberikan dengan melihat kebutuhan masing-masing penyandang disabilitas.

"Harusnya tidak digabung seperti itu, dibedakan seusai kebutuhan teman-teman penyandang disabilitas. Kan dulunya juga dipisah, waktu Pilpres juga dikelompokkan sesuai kebutuhannya," ujarnya.

Faisal juga mempertanyakan alasan sosialisasi Pilgub Jabar yang hanya dilakukan satu kali.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help