Konsep Green Rusunawa akan Diterapkan di Rumah Susun DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan coba menerapkan konsep Green Rusunawa yang mengedepankan pengelolaan sampah dan pemanfaatan air hujan.

Konsep Green Rusunawa akan Diterapkan di Rumah Susun DKI Jakarta
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Diskusi dalam perkenalan konsep Rain Water Harvesting dan pengelolaan sampah untuk rusunawa di Unika Atma Jaya, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan coba menerapkan konsep Green Rusunawa yang mengedepankan pengelolaan sampah dan pemanfaatan air hujan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta, Agustino Darmawan mengatakan bahwa konsep ramah lingkungan memang sudah diterapkan pada beberapa pembangunan rumah susun di ibukota.

Baca: Ngaku Tak Punya Hubungan Spesial dengan Opick, Yulia Mochamad Hari Ini Aku Sangat Mencintaimu

"Kegiatan ini akan ditularkan ke rusunawa lain agar kebutuhan air bersih tercukupi. Ke depan Pemrpov akan sampaikan ke pimpinan karena disambut warga dengan baik," ujar Agustino Darmawan di Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/2018).

Program Green Rusunawa merupakan konsep yang mengintegrasikan pengelolaan air melalui pemanfaatan air hujan dengan sisten Rain Water Harvesting (RWH) dan pengelolaan samoah di rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Model percontohan Green Rusunawa ini dikembangkan di tiga blok Rusunawa Muara Baru, Jakarta Utara.

"Kami mengapresiasi konsep Green Rusunawa ini sebagai bentuk kolaborasi strategis antara dunia usaha, akademia, serta pemerintah dalam memastikan ketersediaan dan pengelolaan air bersih," ujar Agustino Darmawan.

Baca: Disuruh Peluk Ayu Ting Ting, Ivan Gunawan Takut Fotonya Tersebar Sampai ke Thailand

Green Rusunawa merupakan program yang dimulai pada tahun 2017 oleh Unika Atma Jaya bekerjasama dengan Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI).

Pelaksanaan program termasuk perencanaan, perakitan infrastruktur RWH, pelatihan hingga pendampingan kepada warga rusunawa mengenai sistem pengelolaan sampah.

"Program ini merupakan perluasan dari komitmen kami terhadap upaya konservasi serta penyediaan akses air bersih," ujar Ketua Pelaksana Coca-Cola Foundation Indonesia, Titie Sadarini.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved