Ini Beda Cara Merawat Ular dan Biawak

Zakky Mirtanis (26) yang termasuk anggota Bengkel Reptil mengatakan ada dua jenis reptil yang paling banyak dipelihara.

Ini Beda Cara Merawat Ular dan Biawak
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Zakky Mirtanis (kiri) saat sedang bermain dengan reptil peliharaannya, Sukmajaya, Depok, Minggu (6/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Menjadikan reptil sebagai hewan peliharaan saat ini menjadi hal yang wajar.

Meski masih ada sejumlah kalangan masyarakat yang memandang aneh, pecinta reptil tetap memilih memelihara makhluk yang dianggap mengerikan.

Zakky Mirtanis (26) yang termasuk anggota Bengkel Reptil mengatakan ada dua jenis reptil yang paling banyak dipelihara.

"Kalau sekarang kebanyakan pada melihara ular sama biawak. Ada juga yang melihara yang lain, tergantung orangnya saja mau melihara apa," kata Zakky saat ditemui, Sukmajaya, Depok, Minggu (6/5/2018).

Dikatakannya, terdapat perbedaan mendasar dalam cara merawat ular dan biawak.

Perbedaan perawatan itu tampak sejak perawatan saat usia reptil belum masih kecil.

Zakky Mirtanis (kiri) saat sedang bermain dengan reptil peliharaannya, Sukmajaya, Depok, Minggu (6/5/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 
Zakky Mirtanis (kiri) saat sedang bermain dengan reptil peliharaannya, Sukmajaya, Depok, Minggu (6/5/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Kalau biaya perawatan ular sama biawak sama, bedanya ada di pola makan. Kalau biawak pas masih kecil makannya tiga hari sekali. Kalau ular makannya bisa seminggu sekali," paparnya.

Dikatakannya, menu makan biawak usia kecil seperti jangkrik, daging lele, ayam yang disuwir dan bayi tikus.

Terkait kemudahan perawatan, Zakky mengatakan merawat ular cenderung lebih praktis dibanding biawak.

"Enaknya melihara ular jarang bersihin kandang, buang kotorannya enggak setiap hari. Kalau yang masih kecil buang kotorannya setiap tiga sampai empat hari. Kalau ular yang gede bisa lima hari baru buang kotoran," ujar Zakky.

Sementara untuk biawak setiap harinya selalu membuang kotoran, sehingga kandangnya perlu dialasi serbuk kayu.

Perbedaan juga muncul saat reptil yang dipelihara dibawa bermain di lingkungan luar rumah.

"Kalau buat dibawa ke taman lebih enak biawak, biawak kan jalannya bisa dipakain harness. Kalau ular kan dia jalan aja sekenanya," katanya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved