Tidak Hadir Diperiksa, Mantan KSAU Agus Supriatna Mengaku Tidak Terima Surat Panggilan KPK

“Pihak PH (Penasihat Hukum) saksi yang menghubungi KPK tidak bisa hadir karena surat panggilan belum diterima,” ujar Febri Diansyah

Tidak Hadir Diperiksa, Mantan KSAU Agus Supriatna Mengaku Tidak Terima Surat Panggilan KPK
Helikoper AgustaWestland AW101 di Hanggar Skuadron Teknik 021, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.(Widodo S. Jusuf/ANTARA/POOL/17) 

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI- Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Febri Diansyah menyatakan Mantan Kepala Staf Angkatan Udara Agus Supriatna batal hadir ke KPK.

Rencananya hari ini, Jumat (11/5/2018), Agus dipanggil KPK untuk dimintai keterangan terkait kasus suap pengadaan helikopter angkut Agusta Westland AW101 di TNI Angkatan Udara (TNI AU) tahun 2016 2017.

Baca: Barcelona Capai Kesepakatan dengan Antoine Griezmann, Klausul Pelepasannya Rp 1,6 Triliun

“Pihak PH (Penasihat Hukum) saksi yang menghubungi KPK tidak bisa hadir karena surat panggilan belum diterima,” ujar Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Namun demikian, Febri Diansyah memastikan surat panggilan sudah dikirimkan ke pihak saksi.

“Kami pastikan surat panggilan sudah dikirimkan atau disampaikan di awal Mei 2018 ke rumah di Halim,” ucapnya.

Baca: Akibat Beri Permen ke Anak Kecil, Seorang Nenek Tewas dan Keluarganya Dihajar Massa

“Penyampaian suratnya adalah lokasi yang sama dengan surat-surat sebelumnya yang sudah disampaikan ke yang bersangkutan,” sambungnya.

Untuk kepentingan pemeriksaan, ucap Febri, KPK akan melakukan pemanggilan kembali Mantan Kepala Staf Angkatan Udara Periode 2015-2017 tersebut.

Febri menuturkan waktu pemanggilan saksi Agus Supriatna disesuaikan dengan kebutuhan penanganan perkara.

Baca: Ini Biodata 4 Terduga Teroris yang Ditangkap Polisi di Tambun, Semuanya Jaringan JAD Bandung

“Direncanakan paling cepat minggu depan," ucap dia.

Dalam kasus korupsi pembelian helikopter angkut Agusta Westland AW101, TNI sudah menetapkan lima orang tersangka dari jajarannya.

Halaman
12
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help