Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya Gunakan Bom Jenis 'The Mother Of Satan', Apa Itu?

Hasil identifikasi Polisi terkait bom yang meledak di tiga gereja Surabaya dan Sidoarjo merupakan bom berjenis pipa dengan bahan peledak TATP.

Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya Gunakan Bom Jenis 'The Mother Of Satan', Apa Itu?
Tribunnews.com
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian 

TRIBUNJAKARTA.COM - Hasil identifikasi Polisi terkait bom yang meledak di tiga gereja Surabaya dan Sidoarjo merupakan bom berjenis pipa dengan bahan peledak triacetone triperoxide (TATP).

Ia juga mengatakan kalau bom jenis itu memang sangat lekat dengan kelompok ISIS.

Dimana bom tersebut digunakan untuk penyerangan di Irak dan Suriah.

FOLLOW YA

Baca: Berderai Air Mata dan Bibir Gemetar, Istri Bayu Korban Bom Gereja Tuliskan Pesan Untuk Kedua Anaknya

Kelompok ISIS biasanya menyebut bom tersbut dengan julukan 'The Mother of Satan'.

"Semua orang ini (pelaku teror Surabaya) ditemukan bom yang sama. Karena bahan yang terkenal di ISIS sering berbicaranya 'the mother of satan'atau Ibu dari setan," ujar Kapolri Tito Karnavian dalam konpers, Senin (14/5/2018).

Dilansir dari wikipedia, mother of satan merupak sebuah bubuk putih dengan bau pemutih yang khas.

Turunan eksplosif pertama kali ditemukan pada tahun 1895 oleh ilmuan Jerman, Richard Wolffenstein.

Bahan peledak kelas tinggi ini tidak mengandung nitrogen, secara historis membuatnya lebih sulit untuk dideteksi.

Hal ini juga terjadi saat Richard Reid menyelundupkan mother of satan di penerbangan Amrican Airlines dari Paris ke Miami pada tahun 2001 lalu.

Halaman
1234
Penulis: Ilusi Insiroh
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help