Surabaya Diteror Bom

Pesan Janggal Legita Kepada Suami Sebelum Tewas Akibat Bom Surabaya: Saya Pergi Lama Sekali

"Saya pergi lama sekali gak seperti biasanya, gak tau pulang apa enggak," imbuh Aan Seraya menirukan mendiang istrinya, Legita.

Pesan Janggal Legita Kepada Suami Sebelum Tewas Akibat Bom Surabaya: Saya Pergi Lama Sekali
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Legita Liem, salah satu korban bom di Surabaya yang merupakan warga Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPONDOH - Kepergian Legita atau Lim Gwat Ni (56), warga Poris Indah, Cipondoh, Tangerang nyatanya, meninggalkan pesan janggal bagi keluarga.

Legita merupakan satu dari 14 korban tewas dari ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur.

Sebelum meregang nyawa, Legita sempat meninggalkan pesan janggal. Hal tersebut diungkapkan suami Legita yakni, Aan Teja di kediamannya Blok C No. 267, Rt 06/06 Perumahan Poris Indah, Kecamatan Cipondoh, Tangerang.

"Pesan terakhir banget enggak ada. Tapi, pas mau berangkat ke Surabaya memang tiba-tiba istri saya bilang kalau akan pergi lama sekali, kayak gitu. Padahal, baik-baik aja. Terus dari temennya juga yang ikut, pameran itu cuma dua minggu tapi malah bilang kayak gitu," terang Aan saat ditemui dikediamannya di Tangerang, Senin (14/5/2018).

"Saya pergi lama sekali gak seperti biasanya, gak tau pulang apa enggak," imbuh Aan Seraya menirukan mendiang istrinya, Legita.

Tonton juga:

Kepergian Legita meninggalkan tiga anaknya dan seorang suami yang bertugas sebagai ketua RT. Legita pun, diketahui telah seminggu tak berkomunikasi dengan sang suami setelah keberangkatannya ke Surabaya.

"Terakhir komunikasi cuma pas mau berangkat aja, seminggu yang lalu. Setelah itu gak ada lagi. Dia memang bekerja sebagai tim-tim pameran batik yang suka bolak balik ke luar kota," ucapnya.

Baca: Kapolresta Depok Apresiasi Warga yang Ikut Mengecam Terorisme

Sementara, sampai saat ini korban dan perwakilan keluarga masih di RS Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur untuk menunggu jenazah untuk dapat dibawa dan disemayamkan oleh keluarga.

Halaman
1234
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help