Jelang Ramadan, Omset Pedagang Pasar Gembrong Justru Alami Penurunan

Sekarang omset sehari yang mereka dapatkan hanya berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 700 ribu

Jelang Ramadan, Omset Pedagang Pasar Gembrong Justru Alami Penurunan
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Suasana Pasar Gembrong di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Omset para pedagang mainan dan boneka di Pasar Gembrong mengalami penurunan jelang bulan suci Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi.

Yusman, pedagang mainan di Pasar Gembrong mengaku bahwa satu diantara alasan semakin menurunnya omset mereka karena usai lebaran lokasi tersebut akan digusur untuk proyek Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu).

"Kalau tahun lalu, waktu kaya gini (jelang Ramadan) malah ramai sekali. Sekarang sepi, pembeli mungkin berpikir udah digusur, padahal belum," ujar Yusman di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (15/4/2018).

Beberapa pedagang menceritakan bahwa dulu mereka dalam sehari bisa mendapatkan uang sekira Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta, namun masa indah tersebut sulit terulang kembali dalam satu tahun terakhir.

Sekarang omset sehari yang mereka dapatkan hanya berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 700 ribu.

Baca: Begini Penampakan Pabrik Kosmetik Ilegal yang Beromzet Belasan Miliar Rupiah di Tambora

Mereka pun berharap agar pemerintah segera menemukan tempat untuk merelokasi para pedagang di Pasar Gembrong, agar usai Lebaran dapat kembali berdagang.

"Habis lebaran kan mau digusur, tapi tempat belum ketemu. Semoga bisa cepat diurus, agar kita bisa cari uang lagi. Kalau belum mau jualan dimana?" ujar Hasanah, pedagang mainan di Pasar Gembrong.

Rencananya akan ada tiga RW yang akan terkena dampak dari proyek tol Becakayu yang dikelola oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, yaitu RW 01, 02, dan 03.

Lurah Cipinang Besar Utara Sri Sundari mengatakan, pembebasan lahan Pasar Gembrong untuk proyek Tol Becakayu akan dilaksanakan setelah hari raya Idul Fitri 2018.

"Habis lebaran nanti baru proses pembongkarannya," ujar Lurah Cipinang Besar Utara Sri Sundari.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help