Anak Kecanduan Gadget Jadi Satu Alasan Omset Pedagang Pasar Gembrong Turun

Sejumlah pedagang mainan Pasar Gembrong mengeluhkan, anak zaman sekarang lebih menyukai permainan yang ada di gawai.

Anak Kecanduan Gadget Jadi Satu Alasan Omset Pedagang Pasar Gembrong Turun
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Mainan di Pasar Gembrong, Jalan Jend. Basuki Rachmat, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Minggu (18/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Gadget atau gawai yang akrab dengan anak-anak menjadi sebab menurunnya omzet pedagang di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur.

Hal ini menjadi salah satu sebab masyarakat turut merubah tren mainan bagi anak.

Sejumlah pedagang mainan Pasar Gembrong mengeluhkan, anak zaman sekarang lebih menyukai permainan yang ada di gadget.

"Sekarang anak-anak saya lihat lebih suka main di HP (handphone). Banyak yang minta beliin HP daripada mainan kaya gini," ujar Firman, seorang pedagang Pasar Gembrong, Jakarta Timur, Selasa (15/5/2018).

Pendapat serupa juga disampaikan Hasanah, pedagang mainan Pasar Gembrong yang merasa gim online menjadi alasan anak-anak lebih memilih bermain dengan gawai.

"Dimana-mana anak kecil mulai suka main gim online. Pernah lihat, HP-nya tidak dikasih, nangis-nangis dia. Mainan fisik kaya gini mulai ditinggalin," ujar Hasanah.

Meski begitu, mainan elektronik seperti mobil remote control, robot, hingga drone masih menjadi mainan primadona yang dicari banyak pembeli di Pasar Gembrong.

"Sekarang pada cari yang kaya gini (mainan elektronik). Mungkin lebih seru bagi mereka, daripada mainan yang biasa," ujar Firman.

Sekedar informasi, Pasar Gembrong awalnya bukanlah pusat mainan yang pada medio 60-an, pasar tersebut hanyalah pasar tradisional biasa yang menjajakan segala produk kebutuhan pokok.

Akibat tragedi kerusuhan akibat krisis ekonomi '98, para pedagang banyak yang mengungsi pergi dan setelah suasana mereda, pedagang yang bertahan kembali berdagang, namun, dengan produk anyar, yaitu mainan.

Nama Pasar Gembrong ditengarai diambil karena suasana pasar ramai, yang dalam bahasa sunda, gembrong memiliki arti dikerumuni.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help