Beralas Kardus, Warga Pasar Gembrong Salat Tarawih di JPO, Warga: Nikmati Saja Bentar Lagi Digusur

"Mungkin ini tahun terakhir bisa tarawih di sini (di atas JPO), jadi nikmati saja, bentar lagi kan udah mau di gusur," ucapnya.

Beralas Kardus, Warga Pasar Gembrong Salat Tarawih di JPO, Warga: Nikmati Saja Bentar Lagi Digusur
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Warga Pasar Gembrong ramai-ramai menjalankan ibadah salat terawih di Jembatan Penyeberang Orang (JPO) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Hanya dengan beralaskan selembar kardus, warga pasar gembrong ramai-ramai menjalankan ibadah salat tarawih di Jembatan Penyeberang Orang (JPO) yang terletak di Jalan Basuki Rachmat, Cipinang Besar Utara (Cibesut), Jatinegara, Jakarta Timur.

Pemandangan ini lazim dijumpai selama bulan Ramadan, karena kapasitas Musala Miftahul Jannah tidak mampu menampung seluruh warga Pasar Gembrong yang ingin menunaikan ibadah salat tarawih.

Baca: Koopsusgab Diaktifkan, Elite TNI AD, AU dan AL Bergabung Bantu Polri Berantas Teroris

"Ini sudah setiap tahun terjadi, kapasitas Musala di sini sedikit," ujar Masroni, seorang warga yang tinggal tidak jauh dari Pasar Gembrong, Rabu (16/5/2018).

Mustofa (43), seorang warga lainnya menuturkan, setiap tahun dirinya selalu menajalankan salat tarawih di atas JPO karena musala tersebut merupakan tempat ibadah satu-satuanya yang ada di sekitar Pasar Gembrong.

Baca: Salat Tarawih Perdana di Masjid El Muwahhidin Bekasi Berlangsung Khidmat

"Udah setiap tahun saya salat di sini, enggak ada musala atau masjid lainnya di sekitar Pasar Gembrong," ucapnya.

Meski terkadang terganggu dengan suara bising kendaraan yang melintas di Jalan Basuki Rachmat, tetapi dirinya tidak memiliki pilihan lain lantaran jarak musala dan masjid lainnya cukup jauh.

"Agak terganggu sih, di sini berisik suara mobil dan motor, tapi mau bagaimana lagi dari pada harus jalan jauh," kata Mustofa.

Baca: Berdalih Untuk Modal Menikah, Pria Ini Jajakan Kekasihnya kepada Lelaki Hidung Belang

Mustofa mengatakan, mungkin ini tahun terakhir dirinya bersama jemaah Musala Miftahul Jannah lainnya yang terletak di RT 12 RW 02 menjalankan salat tarawih di atas JPO, karena sebentar lagi wilayah di sekitar Pasar Gembrong akan digusur untuk pembangunan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu).

"Mungkin ini tahun terakhir bisa tarawih di sini (di atas JPO), jadi nikmati saja, bentar lagi kan udah mau digusur," ucapnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved