Ramadan 2018

Lapar Mata Hingga Makan Berlebih Saat Buka Puasa Bisa Mengakibatkan Maag, Begini Penjelasannya

Kondisi perut kosong selama kurang lebih 14 jam itu langsung diisi oleh segala jenis makanan.

Lapar Mata Hingga Makan Berlebih Saat Buka Puasa Bisa Mengakibatkan Maag, Begini Penjelasannya
Home Remedies
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ramadan akan segera tiba. Besok, 17 Mei 2018 umat muslim pun bersiap untuk menjalankan ibadah puasa.

Biasanya, banyak tradisi yang identik dengan bulan suci ini, buka bersama hingga jual beli jajanan buka puasa atau takjil.

Tersedianya pilihan makanan dan minum menjelang buka puasa, sering kali membuat kita kalap untuk mencoba semuanya.

Kondisi perut kosong selama kurang lebih 14 jam itu langsung diisi oleh segala jenis makanan.

Hal ini perlu diwaspadai, sebab maag bisa saja menyerang akibat pola makan berlebih.

Baca: 3 Bos First Travel Akan Sampaikan Pembelaannya dalam Sidang Hari Ini

Assistant Brand Manager Mylanta, Dinda Parameswari memaparkan, studi internal Mylanta menemukan 63 persen sakit maag timbul karena pola makan.

"Seperti makan tidak teratur, telat, makan sembarangan," terang Dinda dalam konferensi pers di Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (15/5/2015).

Ia melanjutkan sebanyak 2.5 juta berpotensi sakit maag akibat pola makan yang berlebihan.

"Biasanya perut kosong, lalu lapar mata pesan apa saja yang terlihat. Ini yang berbahaya," jelasnya.

Baca: Musdah Mulia Sebut 120 Wanita Siap Jadi Pelaku Aksi Bom Bunuh Diri, Begini Penjelasannya

Selain itu, membeli makanan buka puasa yang terlalu banyak dapat menimbulkan food waste atau makanan sisa yang terbuang.

Dinas DKI Jakarta pada 2016 mengungkapkan, adanya peningkatan volume sampah sebesar 10 persen pada 10 hari pertama Ramadhan.

Melihat kondisi itu, Mylanta mengadakan kampanye #MakanBijak untuk mengajak masyarajat konsumsi makanan tidak berlebih, serta berbagi dengan sesama.

Perusahaan penghasil obat sakit maag itu membuka gerai di Eat&Eat untuk menyediakan kotak makan bagi masyarakat yang ingin membungkus makanannya.

"Ayo kita bantu kurangi sampah makanan. Makan secara bijak juga baik bagi kesehatan perut, pencernaan kita bisa lebih terjaga dan nyaman ketika berpuasa," ajaknya.

Penulis: Ria Anatasia
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help