Sidang Pledoi First Travel, Andika Ungkap Blak-Blakan Penyebab Utama Kasus

Kepada wartawan, Andika selaku Dirut First Travel mengeluhkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang Pledoi First Travel, Andika Ungkap Blak-Blakan Penyebab Utama Kasus
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Andika Surachman saat keluar dari mobil tahanan, Cilodong, Depok, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Ketiga bos First Travel Travel yakni Andika Surachman, Anniesa Desvitasari Hasibuan dan Kiki Hasibuan tiba di gedung Pengadilan Negeri Depok pada pukul 09.34 WIB, Rabu (16/5/2018).

Andika menjadi orang yang pertama keluar dari mobil tahanan, disusul Anniesa lalu Kiki.

Ketiga terdakwa akan menyampaikan nota pembelaan atas tuntutan yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Depok.

Kepada wartawan, Andika selaku Dirut First Travel mengeluhkan tuntutan JPU.

Baca: Ziarah ke Makam Orang tua, Lucinta Luna Minta Maaf Hingga Janjikan Rumah yang Indah

"Secara pribadi banyak hal yang diabaikan JPU, salah satunya dalam fakta persidangan, penyebab utamanya itu kan tidak pernah terangkat," kata Andika, Cilodong, Depok, Rabu (16/5/2018).

Andika mengeluhkan pemboikotan yang dilakukan kepada asosiasi travel haji dan umrah pimpinannya tidak pernah disinggung dalam persidangan.

Ia menilai hal tersebut selalu saja diabaikan oleh pihak JPU Pengadilan Negeri Depok.

Baca: Siapa Sangka Quraish Shihab Bongkar Kondisi yang Memperbolehkan Gibah, Begini Syaratnya

"Seperti halnya pemboikotan visa yang dilakukan asosiasi. Itu enggak pernah diangkat, selalu saja diabaikan," jelasnya.

Sebagai informasi, Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) telah membantah pihaknya melakukan pemboikotan pada pihak First Travel.

Dalam tuduhannya, mereka mengklaim adanya pemboikotan terhadap pengurusan visa dan paspor jamaah umrah First Travel.

Penulis: Bima Putra
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help