Terduga Teroris Ditangkap, PJS Wali Kota Tangerang Beri Pernyataan Ini

Pelaksana Jabatan Wali Kota Tangerang, M. Yusuf mendatangi tempat kejadian perkara penangkapan terduga teroris.

Terduga Teroris Ditangkap, PJS Wali Kota Tangerang Beri Pernyataan Ini
TRIBUNJAKARTA.COM/ JAISY RAHMAN TOHIR
Pelaksana Jabatan Wali Kota Tangerang, M. Yusuf mendatangi tempat kejadian perkara penangkapan terduga teroris di Jalan Gempol Raya, Kunciran, Pinang, Tangerang Selatan, pada sekira pukul 16.00 WIB, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PINANG - Pelaksana Jabatan Wali Kota Tangerang, M. Yusuf mendatangi tempat kejadian perkara penangkapan terduga teroris di Jalan Gempol Raya, Kunciran, Pinang, Tangerang Selatan, pada sekira pukul 16.00 WIB, Rabu (16/5/2018).

Mengenakan topi cokelat dan baju koko berwarna putih gading, ia memberikan imbauan kepada warga Tangerang, dan warga sekitar lokasi penangkapan khususnya.

Yusuf meminta masyarakat tenang dan mempercayakan pengamanan dan proses hukum kepada aparat kepolisian.

"Pertama kita prihatin atas kejadian ini di wilayah kita. Ke dua kita mengimbau kepada masyarakat ini tetap tenang atas kejadian di wilayah ini. Dan seluruh kasus ini sudah ditangani aparat kepolisian. Kita percaya kepada aparat kepolisian bahwa mereka mampu mengatasi ini," ujarnya di depan rumah terduga teroris yang dilakukan penangkapan.

Yusuf juga sudah memberikan imbauan sehari sebelumnya kepada para lurah dan camat untuk mendeteksi dini hal-hal terkait terorisme di wilayahnya masing-masing.

Baca: Ngeluh Istrinya Gemuk Kayak Gajah Saat Hamil, Sandra Dewi Beri Tanggapan Menohok pada Pria Ini

"Kita sudah rapat dengan pak camat dengan pak lurah, kemarin juga saya sudah mengimbau kepada lurah camat, untuk mendeteksi dini apapun yang terjadi kasus-kasus seperti ini," ujarnya lagi.

"Jadi nanti kalau ada, langsung melapor pada pihak keamanan," tegasnya.

Yusuf menjelaskan bahwa para terduga tersangka yang memiliki usaha jahit, Choir dan pegawainya Ghofar, serta istri dari Choir, sudah melapor ke pejabat setempat terkait kependudukannya, namun Yusuf juga mengatakan usaha jahitnya tersebut belum terdaftar.

Pejabat setempat pun tidak mencurigai kegiatan di kediaman Choir karena lingkungan tersebut baik-baik saja.

"Sudah melapor ke pejabat setempat, namun kita tidak tahu ada kegiatan seperti ini, karena di lingkungan ini baik-baik saja."

"Usahanya belum terdaftar, karena usaha kecil sekali ya," paparnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help