Ternyata Ini Penyebab Dana Konpensasi Bau Belum Cair

Keterlambatan pencairan dana kompensasi bau warga sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang disebabkan..

Ternyata Ini Penyebab Dana Konpensasi Bau Belum Cair
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Sejumlah Truk pengangkut sampah tengah antre di pintu masuk TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Keterlambatan pencairan dana kompensasi bau warga sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang disebabkan belum rampungnya Surat Pertangung Jawaban (SPJ) dana hibah yang diperoleh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakartatahun 2017.

Asisten Daerah III Kota Bekasi Dadang Hidayat mengatakan, dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum merampungkan SPJ, diantaranya Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan).

"Tahun lalu kita dapat dana hibah Rp 248 miliar dari DKI yang dialokasikan untuk penataan infrastruktur yang dikerjakan dua dinas tersebut," ungkap Dadang kepada TribunJakarta.com, di Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Rabu (16/5/2018).

Ia mengaku sudah melakukan kordinasi dengan Dinas terkait agar mempercepat penyelesaiaan SPJ yang nantinya akan diserahkan ke Pemprov DKI, agar pengajuan dana hibah 2018 bisa cepat terlaksana, dimana di dalamnya ada dana kompensasi bau.

Baca: Admin Twitter Jokowi Dipecat Karena Cuit Soal JKT48, Member Cantik Ini Buat Permohonan

"Kita sudah kordinasi agar penyelesaiaan dipercepat, karena yang merasakan imbasnya masyarakat Kota Bekasi sendiri," jelasnya

Sebelumnya dikabarkan, warga sekitar TPST Bantar Gebang mengeluh lantaran dana kompensasi bau belum juga cair, sedangkan dana tersebut seharusnya cair per tiga bulan, namun sudah masuk bulan ke lima, warga belum juga mendapatkan haknya.

TPST Bantar Gebang merupakan lokasi pembuangan sampah akhir milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang lokasiny berada di Kota Bekasi Jawa Barat.

Dalam sehari, sebanyak 7000 ton sampah dari DKI diangkut ke tempat pembuangan sampah akhir seluas 110 hektar itu.

Ada sekitar 18 ribu warga yang bermukim di sekitar TPST Bantar Gebang, ribuan warga itu dibagi ke dalam tiga Kelurahan yakni, Ciketing Udik, Cikiwul dan Sumurbatu, semua warga di tiga kelurahan tersebut memiliki hak uang kompensasi bau sebesar Rp 600 ribu per tiga bulan dari Pemprov DKI Jakarta.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help