Polda Riau Diteror

Dari Tanah Suci, Zulkifli Hasan Salat Ghaib untuk Ipda Auzar dan Korban Serangan Teroris

Dalam foto tersebut, Zulkifli Hasan sedang melaksanakan Shalat Ghaib bersama rombongan.

Dari Tanah Suci, Zulkifli Hasan Salat Ghaib untuk Ipda Auzar dan Korban Serangan Teroris
istimewa
Ketua MPR Zulkifli Hasan yang diketahui sedang melaksanakan Ibadah Umroh di Tanah Suci. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA -- Meninggalnya Polisi Ipda Auzar korban serangan teroris di Mapolda Riau, mendapat doa dan perhatian banyak pihak.

Salah satunya Ketua MPR Zulkifli Hasan yang diketahui sedang melaksanakan Ibadah Umroh.

Dari tanah suci, Zulkifli Hasan secara khusus melaksanakan Shalat Ghaib untuk Ipda Auzar dan korban serangan teroris di Riau dan Surabaya.

Hal ini disampaikan Zulkifli dengan mengunggah foto di akun instagramnya @zul.hasan.

Baca: Cerita Wartawan Kompas yang Berpapasan Terduga Teroris di Mapolda Riau Tapi Tak Diserang

"Dari Masjidil Haram, kami rombongan Indonesia shalat ghaib untuk Ipda Auzar serta seluruh korban teroris di Riau dan Surabaya. Kita doakan Ipda Auzar syahid Insya Allah," tulis Zulkifli Hasan, Rabu (16/5/2018).

Dalam foto tersebut, Zulkifli Hasan sedang melaksanakan Shalat Ghaib bersama rombongan.

Tampak salah satunya adalah mantan Rektor UIN Jakarta Prof. Komaruddin Hidayat.

Sebelumnya, diketahui Zulkifli Hasan juga menuliskan status dukanya untuk Iptu Auzar korban serangan teroris di Mako Brimob.

Baca: Sederet Fakta Pelaku Bom Gereja Surabaya, Satu Keluarga Jadi Bomber dan Anggota JAD

"Ipda Auzar Polisi yg juga Muazin dan Guru ngaji. Ia Syahid melawan teroris yg serang Mapolda Riau. Allah memanggilnya menjelang bulan suci Ramadhan. Surga tempat untuknya Insya Allah #BersatuLawanTeroris," tulisnya di akun twitter @Zul_Hasan pukul 15.00 WIB.

Dikonfirmasi, Zulkifli Hasan mengaku berduka untuk para korban sekaligus mengecam serangan teroris tersebut.

"Menghadapi teroris ini Ayo saling mendoakan dan menguatkan. Shalat ghaib ini yang bisa kami lakukan untuk korban. Semoga Allah hindarkan Indonesia dari bencana," katanya.

Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help