Home »

News

» Jakarta

Dipertahankan Ahok Dijual Anies, Ini Kontroversi Kepemilikan Saham Pemprov DKI di Perusahaan Bir

Anies berharap, penjualan saham PT Delta bisa menambah pemasukan lebih dari Rp 1 triliun.

Dipertahankan Ahok Dijual Anies, Ini Kontroversi Kepemilikan Saham Pemprov DKI di Perusahaan Bir
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) berjabat tangan dengan Gubernur DKI Anies Baswedan (kiri) sebelum melakukan pertemuan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan menjual kepemilikan saham PT Delta Djakarta TBK.

Pelepasan saham perusahaan bir tersebut merupakan janji Anies dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkampanye pada Pilkada DKI 2017.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Senin (16/10/2017).
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Senin (16/10/2017). (ISTIMEWA/Instagram)

Pemprov DKI memiliki saham 26,25 persen di PT Delta Djakarta Tbk.

PT Delta Djakarta memegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional.

Dibawah kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta dipertahankan.

Bahkan Ahok sempat mengatakan, alasan Anies-Sandi menjual saham tersebut mengada-ada.

Baca: Gubernur Anies Umumkan Penjualan Saham Perusahaan Pembuat Bir Milik Pemprov DKI

"Kalau cuma alasan nggak boleh produk bir, nggak boleh punya saham, itu perda lo yang atur," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2017).

Ahok menyebut, ada Perda yang harus dipatuhi.

"Tapi, begitu Anda (Anies-Sandi) masuk (jadi pemimpin Jakarta), Anda tidak bisa bikin (aturan) sesuatu dengan alasan syariat agama, ini negara Pancasila," ujar Ahok.

Menurut Ahok, DKI tidak pernah meningkatkan jumlah saham PT Delta Djakarta Tbk.

Halaman
1234
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help