Ketua DPRD DKI Jakarta Minta Anies-Sandi Jelaskan Alasan Lepas Saham Perusahaan Bir

"Jadi kalau ada keputusan dari paripurna itu, ada alasan dan aturan yang kuat untuk melepas saham tersebut," kata Prasetio.

Ketua DPRD DKI Jakarta Minta Anies-Sandi Jelaskan Alasan Lepas Saham Perusahaan Bir
Kompas.com/Kahfi Dirga Cahya
Wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat minum infused water usai makan siang di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (7/2/2017). 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertekad melepas kepemilikan sahamnya sebesar 26,25 persen di perusahaan bir PT Delta Djakarta.

Pelepasan saham ini akan dimintakan persetujuan DPRD DKI Jakarta melalui rapat.

Menanggapi ini, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi menyayangkan sikap Anies yang akhirnya memutuskan untuk melepas saham tersebut.

Kader PDIP ini menilai saham yang dimiliki oleh Pemprov tersebut menyumbangkan deviden yang besar dan menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Saya menyayangkan keputusan itu. Mengingat perusahaan tersebut telah memberikan dividen cukup besar setiap tahunnya. Dan berkontribusi terhadap PAD. Sayang sekali ya kalau sampai dilepas sahamnya," kata Prasetio Edi saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Baca: Gubernur Anies Umumkan Penjualan Saham Perusahaan Pembuat Bir Milik Pemprov DKI

Dia mengatakan, harus ada alasan yang jelas disampaikan oleh Anies dalam rapat Paripurna mengapa akhirnya memutuskan melepas saham tersebut.

"Ya, keputusan melepaskan saham itu harus dikaji terlebih dahulu dong. Dan juga harus melalui pembahasan di DPRD DKI. Nanti akan diputuskan dalam rapat paripurna. Jadi kalau ada keputusan dari paripurna itu, ada alasan dan aturan yang kuat untuk melepas saham tersebut," kata Prasetio.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakilnya Sandiaga Uno melepas 26,25 persen saham di perusahan pembuat bir, yakni PT. Delta Djakarta.

"Jadi 26,25 persen itu kita pasti dilepas. Jadi ini bukan akan tapi pasti dilepas," kata Anies Baswedan di Gedung Balaikota DKI Jakarta Rabu (16/5/2018).

"Dan hari ini tepat tadi sebelum memasuki 1 Ramadan kita mengakhiri lebih dari 45 tahun kepemilikan Pemprov DKI di PT Delta Djakarta," kata Sandi menambahkan.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help