Surabaya Diteror Bom

Masyarakat Surabaya Gelar Acara 'Bunga Untuk Bayu' di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela

Dari beberapa foto unggahan tersebut, seolah-olah para anak muda Gusdurian Sidoarjo ingin menegaskan bahwa memang teroris tidak memiliki agama.

Masyarakat Surabaya Gelar Acara 'Bunga Untuk Bayu' di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela
Facebook
Bayu dan Keluarganya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Insiden teror bom di tiga gereja Surabaya menewaskan belasan orang.

Ledakan atau aksi bom bunuh diri tersebut terjadi pada Minggu (13/5/2019).

Insiden tersebut terjadi hanya berselang beberapa menit dari gereja satau ke gereja yang lain.

Baca: TNI Didorong Jadi Garda Terdepan Penanggulangan Teroris

Satu diantaranta korban yang tewas adalah Aloysius Bayu Rendra Wardhana, petugas kemanan di Gereja Santa Maria Tak bercela.

Diketahui bahwa Bayu Rendra merupakan seorang koordinator relawan keamanan Gereja Santa Maria Tak Bercela.

Menjadi seorang pria bertanggung jawab, Bayu Rendra mencoba menghadang motor pelaku bom bunuh diri yang masuk ke gereja.

Berkat keberaniannya itu, ia harus rela kehilangan nyawanya.

Dia meninggal akibat bom yang meledak pagi itu.

Banyak netizen yang mengecam perbuatan keji para teroris itu.

Mereka mengatakan bahwa teroris tidak memiliki agama.

Halaman
123
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help