Bulan Suci Ramadan, Sopir Bajaj Keluhkan Pendapatannya Menurun Drastis di Siang Hari

Setiono mengatakan pendapatan di siang hari selama bulan Ramadan memang menurun.

Bulan Suci Ramadan, Sopir Bajaj Keluhkan Pendapatannya Menurun Drastis di Siang Hari
TribunJakarta.com/Sulaendih Andrian
Sejumlah sopir sedang menunggu penumpang di jl. Perwira Pasar Baru, Jakarta Pusat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Sulaendih Andrian

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR BARU - Pendapatan sopir Bajaj pada saat siang hari di bulan Ramadan menurun.

Hal itu karena sedikitnya masyarakat yang bepergian di siang hari menggunakan Bajaj.

Setiono salah seorang sopir Bajaj mengatakan, pendapatan pada saat bulan suci Ramadan menurun drastis.

Baca: Benda Mirip Bom Ada Pipa dan Kabel Ditemukan di Tol Sidoarjo

"Pendapat dua hari ini di bulan Ramadan menurun, mungkin tidak banyak masyarakat yang mau keluar di siang hari karena panas" ucapnya kepada Tribunjakarta.com di Jl. Perwira, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

Baca: Penemuan Benda Diduga Bom, Pintu Tol Sidoarjo Ditutup Total

Setiono mengatakan pendapatan di siang hari selama bulan Ramadan memang menurun.

Tapi, menurutnya, pendapatan tersebut dapat ditutupi menjelang sore hari hingga malam.

"Kalau sore menjelang malam cukup lumayan ramai, apalagi ketika jam pulang kantor tiba," katanya.

Pantauan TribunJakarta.com, sejumlah sopir bajaj memilih untuk beristirahat di dalam kendaraannya sambil menunggu penumpang.

"Karena sepi, jadi sebagian dari kami memilih beristirahat sambil menunggu penumpang ramai" katanya.

Penulis: Sulaendih andrian
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help