Surabaya Diteror Bom

Pascateror Bom, Polrestabes Surabaya Keluarkan Maklumat Soal Petasan

Pascabom bunuh diri Polrestabes Surabaya mengeluarkan maklumat berisi imbauan supaya warga tidak membuat, menjual dan bermain petasan.

Pascateror Bom, Polrestabes Surabaya Keluarkan Maklumat Soal Petasan
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT THORIQ
Tim dari kepolisian mensterilkan area Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan, Jalan Arjuna Surabaya pasca ledakan pada Minggu (13/5/2018) 

Laporan Wartawan Surya, Fatkul Alami

TRIBUNJAKARTA.COM, SURABAYA - Pascabom bunuh diri Polrestabes Surabaya mengeluarkan maklumat berisi imbauan supaya warga tidak membuat, menjual dan bermain petasan.

Maklumat Polrestabes Surabaya bernomor MAK/1/V/2018 tentang larangan nenyalakan petasan.

Imbauan dikeluarkan menghindari keresahan masyarakat akibat suara ledakan petasan pascaserangan bom bunuh diri belum lama ini.

Ada empat poin tertulis dalam maklumat, yakni :

1. Mengimbau kepada selauruh masyarakat Surabaya supaya menjaga diri dan kelurga dari bahaya kedakan petasan, dengan tak menyalakan petasan

2. Dampak suara ledakan petasan menyebabkan trauma psikis, keresahan dan mengganggu ketenangan serta korban jiwa kepada masyarakat.

3. Polrestabes Surabaya akan menindak tegas bagi para produsen, para penjual dan para pengguna sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

4. Bagi warga masyarakat yang mengetahui dan menemukan adanya pihak-pihak yang mengetahui dan menemukan adanya orang yang memproduksi, menjual serta menggunakan petasan supaya menghubungi layanan kepolisian telepon 110 (bebas pulsa).

Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Chintya Dewi Ariesta, menjelaskan maklumat larangan menyalakan petasan itu bersifat imbauan.

Halaman
12
Editor: Y Gustaman
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help