Tikam Putrinya 70 Kali dan Hantam Kepalanya dengan Kapak, Ibu Ini Malah Senyum saat Diciduk Polisi
Mengerikan! Seorang ibu tersenyum saat ditahan polisi setelah diduga menikam putrinya yang berusia 11 tahun hingga 70 kali.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Rr Dewi Kartika H
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Mengerikan! Seorang ibu tersenyum saat ditahan polisi setelah diduga menikam putrinya yang berusia 11 tahun hingga 70 kali.
Taheerah Ahmad (39) dituduh menikam gadis kecil itu dan memukul kepalanya dengan sebuah kapak sebelum membakar dapur mereka.
Dia kemudian dilaporkan kabur dengan putrinya yang berusia delapan tahun, Hafsa, dan bersembunyi di sebuah parkir mobil selama 17 jam.
Dia ditangkap di Tulsa, Oklahoma, AS, setelah penduduk setempat melihat mobilnya.
Baca: Terkuak! Mantan Teroris Ungkap Cara Dapatkan Senjata, Ternyata Beli dari Sosok Ini
Ahmad terlihat menyeringai aneh saat kamera wartawan menyorot penangkapannya.
Anak berusia 11 tahun, yang tidak disebutkan namanya, tetap tidak sadar dan dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Polisi mengatakan ibu itu ditangkap pada hari Selasa dan dia menikam anak itu sekitar 50 hingga 70 kali.
Ahmad dilaporkan mengatakan kepada petugas bahwa dia menjadi marah dengan anak-anaknya dan mengikat tangan mereka dengan selotip.
Baca: Jadi Mualaf, Kriss Hatta Bongkar Kebiasaannya Jelang Buka Puasa, Netter Dibuat Kagum
Dia mengatakan bocah 11 tahun itu melawan, dan dia menikam gadis itu puluhan kali dan memukul kepalanya dengan kapak, menurut laporan polisi atas insiden itu.
"Ibu itu telah membasahi tangan mereka, menaruh kaus kaki di mulut mereka dan mulai menikam bocah berusia 11 tahun," kata perwira Polisi Tulsa Jeanne MacKenzie dikutip TribunJakarta.com dari Mirror.
Para penyelidik mengatakan anak tengah Ahmad, seorang gadis sembilan tahun, bisa melarikan diri dan pergi ke rumah kerabat di jalan untuk mendapatkan bantuan.
Baca: Aliando Ngaku Bangun Masjid Mewah, Pengurus Bongkar Fakta Menggemparkan, Bohong?
Tetapi dilaporkan dia membutuhkan waktu satu jam untuk sampai tempat tersebut.
Para kerabat mengatakan kepada para penyelidik bahwa ketika mereka kembali ke rumah gadis itu, mereka menemukan saudarinya yang berumur 11 tahun dengan beberapa luka tusukan.
Mereka juga mengatakan mereka menemukan dapur terbakar.