Maruarar Sirait: Catur Pererat Persaudaraan

Ara sapaan akrab Maruarar ini menjelaskan, pertandingan catur yang mengangkat tema 'Gens Una Sumus' yang artinya kita semua bersaudara.

Maruarar Sirait: Catur Pererat Persaudaraan
ISTIMEWA
Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait saat menghadiri turnamen non master Piala Maruarar Sirait dan Hatta Taliwang yang digelar di Gedung Gramari, Pejompongan Jakarta Pusat, Minggu (20/5/2018) malam.  

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) Utut Adianto memuji pelaksanaan turnamen non master Piala Maruarar Sirait dan Hatta Taliwang yang digelar di Gedung Gramari, Pejompongan Jakarta Pusat, Minggu (20/5/2018) malam. 

Turnamen catur layak menjadi percontohan.

Kejuaraan yang digelar mulai pagi hingga malam itu, diikuti peserta dari berbagai usia dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2018.

Wakil Ketua DPR RI ini berharap turnemen serupa terus dikibarkan agar muncul pecatur-pecatur tangguh Indonesia di masa depan.

"Turnamen seperti ini harus sering digelar sehingga gaung catur di Indonesia terus meningkat," kata Utut saat menghadiri di Gedung Gramari, Pejompongan Jakarta Pusat, Minggu (20/5/2018) malam.

Penanggung jawab turnamen Hatta Taliwang mengatakan, turnamen ini dimaksudkan untuk memperbaiki turnamen catur sehingga lebih profesional meskipun diadakan untuk non Master.

"Saya ingin memotivasi pecatur non master. Mudah-mudahan ini juga jadi contoh bagaimana menggelar turnamen yang benar," kata Hatta.

Sementara Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan, pelaksaan catur ini untuk mempererat persaudaraan antar anak bangsa. 

Ara sapaan akrab Maruarar ini menjelaskan, pertandingan catur yang mengangkat tema 'Gens Una Sumus' yang artinya kita semua bersaudara.

Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) ini menjelaskan, meskipun dirinya sering berbeda pendapat dengan Hatta Taliwang dari sisi politik. 

Tapi, mereka berdua bisa dipersatukan melalui permainan catur.

"Itulah indahnya persahabatan. Catur bisa mempererat persaudaraan," kata Ara.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help