Jadi Tersangka, Kalapas Kalianda Bebaskan Napi Masukkan Narkoba dan Wanita

Padahal saat itu Marzuli tengah menjalani hukuman pidana 8 tahun atas kasus yang sama.

Jadi Tersangka, Kalapas Kalianda Bebaskan Napi Masukkan Narkoba dan Wanita
Tribun Lampung/Perdiansyah
Muchlis Adjie mengenakan rompi tahanan BNNP. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANDAR LAMPUNG - Kepala Lapas IIA Kalianda nonaktif Muchlis Adjie resmi ditahan selama 20 hari ke depan.

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung resmi menetapkan Muchlis menjadi tersangka perantara peredaran narkoba di Lapas Kalianda yang dikendalikan oleh narapidana bernama Marzuli.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga mengungkapkan, penyidik memperoleh berbagai fakta mengejutkan setelah memeriksa Muchlis selama 6x24 jam.

Di antaranya, Muchlis memberi kelonggaran kepada Marzuli untuk menggunakan handphone hingga membawa masuk wanita penghibur (PSK) ke dalam lapas tanpa pemeriksaan.

Dalam kasus ini, Marzuli telah ditangkap oleh Tim BNNP Lampung karena mengendalikan peredaran narkoba dalam Lapas.

Baca: Sering Tertangkap, Waria yang Terjaring Operasi Gabungan Bakal Dikirim ke Sukabumi

Petugas menyita barang bukti 4 kilogram sabu-sabu dan 4.000 butir pil ekstasi.

Padahal saat itu Marzuli tengah menjalani hukuman pidana 8 tahun atas kasus yang sama.

Baca: Aman Abdurrahman Bacakan Pembelaan: Persilahkan Vonis Mati Sampai Singgung Bom Surabaya

Tagam mengatakan, fakta ini menunjukkan adanya sebuah kejahatan yang diatur secara terorganisir.

"Mungkin ada yang bertanya-tanya, seperti yang pernah disampaikan Kepala BNN RI Komjen Heru Winarko (peredaran narkoba ada di Lapas)," ungkapnya, Kamis (24/5).

"Ini terbukti, memasukkan narkoba dalam lapas sebanyak 4 kg dan ekstasi 4 ribu yang dikendalikan narapidana dan semua sudah kita proses dan tangani dengan baik," kata dia.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help