Banyak Keluarga Enggan Membeli Rumah, Begini Alasannya

Berdasarkan data Rumah123, besaran uang muka atau down payment (DP) ternyata masih menjadi momok di semua kelompok penghasilan.

Banyak Keluarga Enggan Membeli Rumah, Begini Alasannya
Sun Run
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Banyak keluarga di Jakarta dan sekitarnya enggan memiliki sebuah rumah karena tingginya Down Payment (DP) atau uang muka.

Berdasarkan data Rumah123, besaran uang muka atau down payment (DP) ternyata masih menjadi momok di semua kelompok penghasilan.

“Mereka yang memiliki penghasilan bulanan baik di bawah atau di atas Rp10 juta tetap kesulitan membayar DP," ujar Country General Manager Rumah123 Ignatius Untung.

Hal ini cenderung terjadi pada masyarakat di golongan penghasilan di bawah Rp10 juta yang rela membayar cicilan dengan bunga lebih tinggi selama proses pengajuannya tidak terlalu sulit, berbeda dengan yang berpenghasilan di atas Rp 10 juta.

Baca: Gara-gara Terkena Bola Hingga Cekcok, Pemuda Usia 20 Tahun Ini Alami Luka Tusuk

Golongan berpenghasilan terbilang besar ini cenderung kesulitan membayar DP karena 'terlilit' utang, sebut saja seperti credit card, Kredit Tanpa Agunan (KTA), dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Menariknya, ada tren definisi investor terkini, yaitu membeli properti untuk kali pertama, milenial sudah menggolongkan dirinya sebagai investor, bukan lagi first home buyer.

“Responden milenial sudah cukup sadar bahwa properti memiliki return yang bagus. Jadi, meski bukan hunian idamannya, saat mampu membeli sebuah properti, maka mereka akan berpikir itu sebagai bentuk investasi,” ujar Untung.

Data menunjukkan bahwa 60,32% milenial di rentang usia 22-28 tahun mencari hunian sebagai bentuk investasinya.

Sementara 39, 68% lainnya belum berencana sedikitpun.

Meningkat cukup banyak, setidaknya ada 75% milenial di rentang usia 29-35 yang mulai mencari hunian investasi.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help