PNS, Penjual Madu Hingga Tukang Cukur Rambut Ditangkap Densus 88 di Probolinggo

Dia adalah Bukhori (48) asal Desa Pegalangan Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

PNS, Penjual Madu Hingga Tukang Cukur Rambut Ditangkap Densus 88 di Probolinggo
Kompas.com/Andi Hartik
Ilustrasi Densus 88 

TRIBUNJAKARTA.COM, PROBOLINGGO- Densus 88 telah menangkap lima orang di Probolinggo yang diduga terkait jaringan terorisme.

Penangkapan di wilayah Probolinggo dilakukan sejak Selasa-Rabu malam. 

Mereka adalah Gatot Sulistio (54), warga Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, kakak beradik Kamal (52) dan Karibun Subagio (48), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Maron.

Baca: Juragan Konter HP Ditangkap Densus 88, Begini Sosoknya di Mata Warga

Ketiganya diamankan pada Selasa (29/5/2018) malam di rumahnya masing-masing. 

Selanjutnya, Rabu pagi (30/5/2018), satu terduga teroris diamankan kembali.

Dia adalah Bukhori (48) asal Desa Pegalangan Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Baca: Rumah Berdebu Jelang Lebaran? Simak Tips Membersihkannya

Nah, Rabu malam, WS, seorang pria diamankan di sebuah ruko yang berada di Jalan Brantas, Kelurahan Pilang Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Dari total lima terduga teroris yang diamankan, masing-masing memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda.

Ada yang jual madu, tukang potong rambut, hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. (Galih Lintartika)

Artikel ini telah tayang di Surya Malang dengan judul, Densus 88 Tangkap Penjual Madu, Tukang Potong Rambut dan PNS di Probolinggo

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help