Lurah Cilandak Barat: Target Kelurahan Saya Rp 138 Juta Dari Bazis Melalui SK

"Tahun ini kelurahan kami ditargetkan Rp 138 juta," ujar Agus kepada wartawan di kantornya, Senin (4/6/2018).

Lurah Cilandak Barat: Target Kelurahan Saya Rp 138 Juta Dari Bazis Melalui SK
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Lurah Cilandak Barat, Agus Gunawan saat ditemui TribunJakarta.com di Kelurahan Cilandak Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Lurah Cilandak Barat Agus Gunawan mengakui, pihaknya mendapatkan target dari Badan Amal Zakat, Infak, dan Sedekah (Bazis) sebesar Rp 138 juta.

Target Rp 138 juta ini, dikumpulkan dari sumbangan warga melalui gerakan amal sosial ramadan.

"Tahun ini kelurahan kami ditargetkan Rp 138 juta," ujar Agus kepada wartawan di kantornya, Senin (4/6/2018).

Oleh karena itu, dirinya mencoba memenuhi target tersebut dengan menargetkan Rp 1 juta per Rukun Tetangga (RT) yang ada di wilayahnya.

Baca: Ketua RT Ciganjur Terkait Pengumpulan Zakat: Saya Pernah Ditegur Kok Cuma Segini?

Baca: Soal Target Zakat Satu RT Rp 1 Juta, Lurah Cilandak Barat Sebut Wajar Tapi Tidak Wajib 

Namun, ia juga menegaskan bahwa target Rp 1 juta per satu RT ini tidaklah mutlak, karena pada faktanya masih banyak RT yang memberikan sumbangan dibawah nominal tersebut.

"Tahun kemarin itu yang sumbangannya mencapai Rp 1 juta cuma 39 dari 144 RT yang ada," kata agus dijumpai TribunJakarta.com.

Oleh karena itu, dirinya mencoba mendorong kembali kesadaran warganya untuk beramal dan bersedekah, bertepatan dengan momentum bulan ramadan.

Agus menuturkan, hasil sumbangan warga akan diserahkan seluruhnya kepada Bazis melalui transfer, yang akan digunakan untuk keperluan di wilayah Cilandak Barat juga nantinya.

Baca: Ini Alasan Lurah Cilandak Barat Tetapkan Nominal Zakat Sebesar Rp 1 Juta kepada RT-nya

"Akan digunakan untuk yatim, dhuafa, bedah rumah, honor guru ngaji, tukang bersih-bersih masjid, dan sudah berlangsung selama kurang lebihnya 15 tahun," ujar Agus.

Terakhir ia mengatakan, dirinya juga kaget karena pemberitaan mengenai dirinya yang menargetkan Rp 1 juta kepada setiap RT, menjadi viral di media sosial.

"Saya juga kaget, sampai saat ini juga tidak ada yang komplain ketua RTnya mas," kata Agus kepada TribunJakarta.com.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved