Polres Jaktim Ungkap Hasil Operasi Cipta Kondisi Selama Bulan Ramadan 2018

Untuk meningkatkan keamanan di wilayah Jakarta Timur, pihak kepolisian dan TNI akan menambah jumlah personel yang akan berpatroli

Polres Jaktim Ungkap Hasil Operasi Cipta Kondisi Selama Bulan Ramadan 2018
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Tony Surya Putra (kiri) bersama dengan Dandim 0505/JT Letkol Inf Anan Nurachman memperlihatkan sejumlah barang sitaan hasil dari operasi cipta kondisi TNI-Polri selama bulan Ramadan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kepolisian resor Jakarta Timur mengungkap hasil dari operasi cipta kondisi yang telah dilakukan bersama dengan pihak TNI selama bulan suci Ramadan.

"Cipta kondisi gabungan TNI dan Polri sudah kami laksanakan mulai dari awal puasa, ada beberapa kasus yang berhasil kami ungkap seperti curas (pencurian dengan kekerasan) dan narkoba," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Tony Surya Putra, Senin (4/6/2018).

Sedikitnya sembilan orang dan sejumlah benda tajam seperti celurit dan golok diamankan oleh petugas gabungan yang berpatroli mulai pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Tony menjelaskan, dalam operasi tersebut tidak jarang anggotanya bertemu dengan sekelompok pemuda yang sedang mengadakan 'saur on the road' (SOTR) dan setelah dilakukan penggeledahan mereka membawa sejumlah senjata tajam.

Baca: Diduga Frustasi Hadapi Penyakitnya, Seorang Pria Terjun dari Lantai 21 Apartemen Mediterania

"Dari hasil patroli yang dilakukan, SOTR kecenderunganya melakukan kegiatan yang tidak positif, kalau nongkrong bawa sajam pasti tidak ada tujuan yang positif," kata dia.

Ia menegaskan telah berpesan kepada anggotanya bukan hanya melumpuhkan pelaku tindak kekerasan dengan sajam, tapi juga memberikan tindakan tegas kepada mereka.

"Saya sudah berpesan kepada anggota saya untuk jangan ragu memberikan tindakan tegas kepada pelaku kekerasan dengan sajam, karena mereka tak hanya segan melukai korbannya tapi juga seringkali membunuhnya," ujar Tony.

Untuk meningkatkan keamanan di wilayah Jakarta Timur, pihak kepolisian dan TNI akan menambah jumlah personel yang akan berpatroli mulai hari ini.

"Mulai malam ini kekuatan akan kami tambah jadi 100 personel, kalau sebelumnya kekuatan kami 60 orang," ucap dia.

Tony juga menerangkan, tujuan dari operasi ini supaya umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help