Info Mudik 2018

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Garuda Indonesia Berencana Gandeng Pilot TNI Angkatan Udara

Namun ia menekankan bahwa, pemanfaatan pilot militer tidak ada kaitannya dengan rencana aksi mogok pilot Garuda indonesia yang sempat dikabarkan

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Garuda Indonesia Berencana Gandeng Pilot TNI Angkatan Udara
TribunJakarta/Ega Alfreda
Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Pahala N Mansury. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT Garuda Indonesia telah berencana akan memaksimalkan kerja sama dengan TNI AU terkait dengan pemanfaatan pilot militer. Kerja sama ini juga untuk menghadapi arus mudik saat 'peak season'.

Menghadapi puncak arus mudik 2018, PT Garuda Indonesia telah berencana akan menggandeng beberapa pilot dari TNI Angkatan Udara.

Baca: Dirut Garuda Indonesia Bagikan Cokelat Sembari Cek Kesiapan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Hal tersebut diungkap langsung oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Pahala N Mansury, bahwa pihaknya akan memaksimalkan bentuk kerja sama dengan TNI Angkatan Udara.

Namun ia menekankan bahwa, pemanfaatan pilot militer tidak ada kaitannya dengan rencana aksi mogok pilot Garuda indonesia yang sempat dikabarkan awal bulan ini.

"Pertama bahwa bentuk kerja sama tersebut adalah kerja sama di mana kita berusaha untuk mengoptimalkan jumlah pilot. Karena kalau saat 'peak season' seperti ini, kita membutuhkan jumlah pilot dan untuk bisa mencetak secara cepat butuh waktu yang cukup lama," ucap Pahala di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (11/6/2018).

Ia meneruskan, pihaknya juga akan membicarakan lebih dalam lagi terkait dengan administrasi yang dibutuhkan oleh para pilot TNI AU untuk menerbangkan pesawat komersial.

Baca: Sebanyak 2.796 Miras Dimusnahkan di Jaksel, Jumlah Miras Terbanyak dari Pasar Minggu

"Yang paling penting buat kita, prioritas utama buat kita, memastikan bahwa adanya kecukupan penerbang dengan cara melakukan rekrutmen dan juga melakukan 'upgrading' dan juga 'training' bagi para pilot-pilot kita, sehingga kapten itu tahun ini sampai akhir tahun nanti kita harap tambahan kapten," jelasnya.

Tetapi, Pahala menegaskan, bahwasanya itu merupakan opsi terakhir bagi Garuda Indonesia

"Jadi yang paling utama buat kita adalah memperoleh tambahan kapten dari pilot yang berasal dari Garuda sendiri melalui upgrading tadi," jelas Pahala

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved