Info Mudik 2018

Golok Galonggong Asal Tasikmalaya Dibanderol Hingga Jutaan Rupiah, Ini Kelebihannya

Tapi jangan heran jika di lapak itu ada golok seharga lebih dari Rp 1,5 juta

Golok Galonggong Asal Tasikmalaya Dibanderol Hingga Jutaan Rupiah, Ini Kelebihannya
Tribunnews.com
Golok Galonggong 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Jangan sia-siakan perjalanan mudik atau balik Idul Fitri 1439 H jika melewati jalur alternatif lintas selatan Tasikmalaya-Banjar via Cimaragas. Di jalur berhotmix mulus ini terdapat sentra produksi kerajinan golok yang sudah dikenal di tanah air, yaitu golok Galonggong.

Dinamai golok Galonggong, sesuai dengan nama kampung sentra produksi beragam golok yang sudah ada sejak tahun 50-an ini. Yaitu Kampung Galonggong, Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Tak sulit menemukan sentra produksi golok terbuat dari bahan besi baja ini. Selepas kota Kecamatan Manonjaya ke arah Banjar, akan ditemui perlintasan rel KA. Setelah melewati perlintasan itulah anda mrmasuki Kampung Galonggong. Di kedua tepi jalan akan ditemui deretan lapak penjualan golok.

Kondisi lapaknya rata-rata sederhana saja. Tapi jangan heran jika di lapak itu ada golok seharga lebih dari Rp 1,5 juta. "Golok ini harganya Rp 1,5 juta," ujar Wiwit (41), salah seorang pedagang golok.

Baca: Bandeng Asap, Oleh-oleh Khas Surabaya yang Masih Jadi Primadona

Dia memperlihatkan dua bilah golok yang diberi nama Balig Mipih (BM). Golok BM ini memang spesial dengan gagang dan sarung terbuat dari tanduk bule kualitas nomor satu. Golok diambil dari besi baja khusus dengan sepuhan yang matang.

"Buat menyembelih sapi hingga 15 ekor tidak usah diasah lagi," ujar Wiwit berpromosi.

Jika hanya sekadar butuh golok biasa, anda pun tinggal memilihnya. Ada beberapa macam sesuai kualitas, mulai harga Rp 75.000, Rp 150.000, Rp 300.000 hingga Rp 500.000. Ada pula beragam perkakas taman serta kebutuhan rumah tangga. Golok seharga Rp 300.000 ke atas sudah menggunakan gagang terbuat dari tanduk. Sedang di bawah Rp 300.000 menggunakan gagang kayu.

Perlu anda ketahui, harga yang ditawarkan pedagang masih bisa ditawar hingga harga yang kita inginkan, tergantung kepiawaian anda menawarnya. Misal golok dengan harga Rp 150.000 bisa ditawar hingga Rp 120.000. Tapi ada juga pembeli yang mengabaikan harga. Begitu disebutkan harga penawaran, lalu nawar sedikit langsung jadi.

Semua jenis golok produksi warga Kampung Galonggong ini dijamin kualitasnya karena semuanya terbuat dari besi baja bukan besi biasa, sehingga ketajamannya bisa awet. Yang membedakan harga adalah jenis gagang, sarung serta bentuk dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Makin sulit dan eksklusif makin mahal. (Firman Suryaman)

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help